Minggu09242017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas PKK Desa Telaga Ciptakan Kue Lapis

PKK Desa Telaga Ciptakan Kue Lapis

Dari Tepung Pisang

ANAMBAS (HK) - Ibu-Ibu PKK Desa Telaga Kecamatan Siantan Selatan  telah ciptakan tepung dari Pisang Kepok (Pisang Nipah-red). Bukan hanya kue tradisional yang dapat dibuat dari tepung pisang tersebut namun peganan seperti kue Black Forrest, Cake, kue Lapis dan lainnya bisa dibuat dari tepung pisang.
Bahkan karya dan inovasi ibu-ibu home industri dari Desa Telaga ini telah di Pamerkan Pada Festival Padang Melang (FPM) dan responnya sangat luar biasa kue dari Tepung Pisang ini mampu  memikat pengunjung dan menikmati cake dari tepung Pisang home industri asal Desa Telaga.

Khaidir Kepala Desa Telaga mengatakan inovasi ini berawal dari banyaknya pisang kepok yang ada didaerahnya ketika akan di jual harganya terlalu murah, maka akhinya ibu-ibu yang ada mengolahnya menjadi tepung dan dibuat penganan tersebut.

"Mesti ada yang beda, selama ini yang ada dan sering kita dengar itu Tepung Ubi, Tepung Gandung, Tepung Beras, dan ini inovasi baru Tepung Pisang," Kata Khaidir, Rabu (17/5).

Bahkan Khaidir mengklaim inovasi Pembuatan Tepung Pisang ini merupakan yang pertama bukan hanya  di Anambas namun juga di Provinsi Kepri. Untuk itu ke depan pihaknya akan intensif lagi mengembangkan tepung pisang, karena saat ini tepung pisang masih di produksi sedikit dari home Industri saja.

"Kita akan kembangkan ini lebih baik lagi karena akan menjadi salah satu ikon Anambas kelak," jelasnya.

Sayangnya saat disinggung kandungan yang ada di dalam tepung pisang tersebut Khaidir belum dapat penjelasan, karena masih belum ada penelitiannya, selain itu produksinya juga masih dalam skala kecil. "Kandungannya kami kurang tau tapi kedepan kita akan masukan ini ke BPPOM untuk diteliti, karena kita menarget ini akan diproduksi secara besar-besaran," tukasnya.

Camat Siantan Selatan,  Akhirzaman menyambut baik inovasi  yang dilakukan Ibu-ibu PKK Desa Telaga, dan menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya dalam mengembangkan usaha home industri, untuk dapat meningkatkan perekonomian.

"Kami pemerintah kecamatan mendukung hal ini agar dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain yang ada di Kecamatan Siantan Selatan," bebernya.

Akhirzaman mengungkapkan,  menyambut Anambas sebagai daerah kunjungan wisata Nasional Maupun internasional, tentunya inovasi-inovasi semacam ini perlu terus dikembangkan, bahkan dirinya berhasrat kendepan produksi tepung pisang ini dibuat lebih besar lagi sehingga dapat dijual ke luar Anambas.

"Bila perlu menjadi oleh-oleh khas  yang wajib dibeli  saat mengunjungi Anambas," tuturnya.

Salah seorang Warga yang mencicipi kue lapis dari tepung pisang mengaku citarasa kue dari tepung pisang punya kelezatan tersendiri karena tekstur kue tersebut agak berebeda dari kue yang terbuat dari tepung gandum yang selama ini dipergunakan.

"Rasanya itu  lebih gurih dan ada ke khasan sendiri," tutupnya.(yud)

Share