Sabtu09232017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Jaksa Masuk Sekolah

Jaksa Masuk Sekolah

Hindari Narkoba Sejak Dini

ANAMBAS (HK) - Kejaksaan Negeri Natuna Cabang Tarempa gelar sosialisasi tentang  kinerja kejaksaan dan bahaya narkoba di kalangan usia dini, dari  sekolah dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Umum (SMU) di Kecamatan Jemaja Timur.
Kepala Cabang  Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Muhammad Banyanullah,SH  mengatakan, tugas dan fungsi jaksa adalah pejabat negara yang diberi kewenangan berdasarkan undang-undang untuk bertindak sebagai penuntut umum bagi tindak kejahatan baik tindak pidana umum maupun korupsi.

Hal itu disampaikan kepada peserta yang hadir agar siswa yang hadir dapat lebih mengerti tentang kinerja dan fungsi kejaksaan itu dan sekaligus memberi motivasi kepada siswa kedepannya untuk dapat berminat menjadi petugas negara seperti mereka.

"Kegiatan ini bukan pertama kali dilakukan, sebelumnya  pada Bulan Maret 2017  dilakukan kegiatan yang sama di SMAN 1 Kecamatan Jemaja," ujarnya.

Tujuannya hanya memberikan motivasi kepada siswa dan pengenalan tentang kinerja kejaksaan itu sendiri mulai usia dini di Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya," demikian disampaikan Bayan saat sambutan di Aula SMPN 1 Desa Ulu Maras,  Kecamatan Jemaja Timur, Senin (11/9).

Menurutt Bayan, selain pengenalan tentang fungsi dan tugas dari kejaksaan, pihaknya juga memberi himbauan tentang bahaya penggunaan narkoba dikalangan pelajar. Pihaknya lanjut Bayan, tidak ingin mental para pelajar menjadi salah satu sasaran para pengedar narkoba dan tentu hal itu perlu dilakukan pengawasan dari seluruh masyarakat, orang tua dan para guru yang ada.

"Narkoba itu sangat bahaya bagi kesehatan terlebih kepada usia dini dan perlu dihindarkan perbuatan seperti itu. Siswa yang hadir katanya adalah sebagai penerus generasi bangsa dan perlu memiliki mental yang kuat dan terbebas dari pemakaian bahan jenis narkoba," urainya.

Masih Sambung Bayan, dalam hal ini tidak cukup pengawasan itu dilakukan oleh pihak keamanan saja, namun itu butuh kerjasama yang baik oleh semua unsur. Bayan sendiri sangat prihatin ketika berjalan disalah satu tempat bangunan kosong yang ada di Kecamatan Jemaja banyak ditemukan sejumlah bungkusan obat batuk yakni dikenal dengan komix.

"Kemarin pagi saya berjalan disalah satu bangunan yang kosong dan dengan tidak diduga banyak bungkusan obat batuk komix yang berserakan disana. Saya yakin obat batuk itu disalah gunakan oleh pemakiannya. Untuk itu siswa yang hadir diharapkan dapat menjaga kesehatannya dan bagi semua pihak dapat mengawasi seluruh prilaku anak setiap harinya," ujarnya.

Bayan sendiri menduga bungkusan obat batuk itu disalah gunakan oleh pengkonsumsi yang bisa merugikan kesehatan dan diharapkan kepada seluruh siswa tidak menggunakan obat-obatan yang bisa merugikan kesehatan sendiri dan ikuti petunjuk aturan pemakaiannya.

Peserta yang hadir mulai dari SDN 001, SDN 002, SDN 003 dan SMPN 1 Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur. Pihak kejaksaan juga memberi santunan kepada siswa yang berprestasi yakni kepada siswa SMPN 1 ada dua orang, SDN 001 diberikan satu orang dan SDN 002 dapat bantuan satu orang.

Bayan menambahkan, dalam memberi materi selain pihaknya juga ada dari pihak perwakilan TNI Angkat Laut yakni Danposal pulau Mangkai yang terletak di Desa Keramut, Kecamatan Jemaja.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak terutama pihak sekolah dapat membantu terlaksananya kegiatan ini. Kepada siswa yang mendapat santunan agar dapat lebih giat belajar dan mengukir prestasi yang lebih baik," imbuhnya.***(yud)

Share