Sabtu10212017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Jangan Buru-buru Jual Pulau

Jangan Buru-buru Jual Pulau

Kadin Anambas Ingatkan Masyarakat

ANAMBAS (HK)- Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Indrayana mengingatkan masyarakat tidak buru-buru menjual pulau atau lahan milik pribadi dengan dalih untuk dikembangkan sebagai tempat pariwisata.  
"Kadin tidak mempersoalkan masyarakat yang ingin menjual lahan atau pulau miliknya yang memiliki potensi. Meski demikian patut disayangkan apabila pulau tersebut dibeli oleh broker," kata Indrayana, Selasa (10/10).

Saat ini, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) itu, sudah terdapat sejumlah pulau yang telah dibeli oleh pihak luar. Beberapa di antaranya bahkan sudah langsung dibangun resort atau lainnya.

"Namun ada informasi ada pulau yang dibeli namun tidak dibangun, disinyalir pembelinya hanya menyimpan pulau tersebut sambil menunggu pembeli lain dan menjualnya dengan harga yang tinggi," terangnya.

Untuk itu, Indrayana menyarankan  kepada masyarakat untuk  menggunakan pola kerja sama apabila lahan yang dimiliki, memiliki potensi dan ada peminat dan pengembangnya. "Dengan pola kerja sama itu  masyarakat tidak akan kehilangan aset miliknya  namun mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Memang diakuinya  uang yang diperoleh dari pola kerja sama tidak akan sebanyak apabila dijual.

Pardan, salah seorang masyarakat mengatakan, saat ini di Anambas banyak broker tanah berkeliaran. Para broker tersebut  mencari lahan-lahan yang berpotensi untuk dikembangkan. "Bahkan ada pulau milik warga yang dibayar dengan uang panjar (DP) terlebih dahulu sebelum  lahan tersebut dicarikan pembeli yang berminat mengembangkannya," imbuhnya. (yud)

Share