Senin04232018

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Beragam Kegiatan Pertunjukan Seni Budaya 2018

Beragam Kegiatan Pertunjukan Seni Budaya 2018

ANAMBAS (HK) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menggelar Pertunjukan Seni Budaya Bulanan tahun 2018. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, yakni 20 dan 21 Apri 2018 bertempat lapangan Sulaiman Abdullah.

Plt Kepala Dinas  Pariwisata dan Kebudayaan KKA DR. Masykur, ST, MM mengatakan, sejumlah kegiatan seni dan budaya akan dilaksanakan, mulai dari pergelaran seni, kuliner, pameran dan pawai nusantara.

"Untuk pergelaran Budaya Melayu itu terdiri dari, pencaksilat, tarian Melayu, redhat, prosesi mandi sapat, dan lagu Melayu, untuk kuliner khas Melayu terdiri dari, bazar kuliner dan menyajikan tambol khas daerah," kata Masykur, Minggu (15/4).

Untuk itu dia mengajak warga masyarakat baik itu yang berada di dalam maupun luar Anambas untuk datang dan menyaksikan  pergelaran ini.

Apalagi lanjut Masykur, pergelaran seni budaya juga memberikan hadiah-hadiah yang menarik bagi pengunjung melalui dorprize. "Mereka yang beruntung akan Voucher tiket pesawat express PP Matak-Tanjung Pinang, Voucher tiket bluesea Jet, Voucher makan di laluna, Voucher belanja di siantan mart, Voucher nginap di Tarempa Beach," ungkapnya.

Sementara itu Anggota Komisi III DPRD KKA Muhammad Dai mendukung Kegiatan yang dilaksanakan tersebut, karena melalui kegiatan itu diharapan mampu menarik wisatawan.

Politisi PAN itu sangat berharap agenda yang dilaksanakan mampu memberikan dampak besar demi majunya pariwisata, apalagi kegiatan ini dilaksanakan saat tranaportaai lancar. "Memang dampaknya tidak dapat instan namun kedepan menjadi penarik wisatawan," tutupnya. (yud)

Jumat Berkah Bersama Polres

ANAMBAS (HK) - Ada yang menarik saat Bhakti Jumat Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas di Desa Genting Air Bini,   Kecamatan Siantan Selatan, Jumat (13/4). Dimana dalam kegiatan tersebut ditemui keluarga yang jauh dari kata mampu namun tetap berjuang menyekolahkan anaknya.

Perjuang untuk memberikan pendidikan yang layak ditengah himpitan ekonomi yang terus mendera namun Supardi (41) tetap tegas menafkahi 8 anaknya serta memberikan pendidikan yang layak.

Tinggal menumpang dirumah berukuran empat kali lima meter berdinding Papan, dengan kamar seluas dua kali dua meter yang dibuat dari tambalan triplek itupun bukan milik pribadi namun menumpang dirumah milik nenek Rajemah seorang saudara jauh yang telab di anggap bagai orang tua sendiri.

"Ini bukan rumah saya, ini rumah nenek, saya baru seminggu tinggal disini sebelumya tinggal di Desan dan juga menumpang dirumah orang," ungkap Supardi Jumat (13/4).

Sebagai seorang ayah, ungkap pria yang akrab disapa Fir ini, dirinya berupa untuk membahagiakan keluarganya, terus didampingi Rohani sang Istri yang selalu setia. Fir berkerja serabutan untuk membesarkan 8 orang anaknya yang terdiri dari 5 orang cewek dan 3 orang cowok.

"Kadang berkerja ikut bagan, jadi buruh dan lainya yang penting kerja, kalau gaji sekitar Rp1 juta lebih perbulannya, cukup untuk delapan anak saya sekaligus menyekolahkannya. Apalagi biaya sekolah gratis hanya baju yang beli," ujarnya.

Semenjak menikahi istrinya Fir mengaku kerab kali bepindah rumah,  tidak adanya tanah untuj dibangun ruma menjadi alasan utama tidak dimilikinya rumah untuk tempat berlindung. "sejak 15 tahun silam terpaksa bepindah-pindah karena tidak memiliki tempat tinggal yang tetap,"ujarnya.

Fir juga mengaku hingga sampai saat ini belum pernah mendapatkan bantuan besah rumah daru Kementrian sosial.Menurutnya tidak adanya rumah menjadi alasan bantuan tersebut tidak diberikan, "mudah-mudahan kedepan bantuan ini dapat dikucurkan sehingga keluarga kami dapat juga memiliki rumah,"tukasnya.

Terpisah Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Junoto, SIK mengatakan, setiap Jumat pihaknya melaksanakan Bhakti Sosial yang disebut Jumat Berkah.

Menurutnya Jumat berkah kegiatan Polres untuk berbagi kepada sesama, dengan mencari orang-orang yang tidak mampu untuk diberikan bantuan, "Alhamdulillah ini merupakan upaya kita berbagi dengan orang yang tidak mampu dan membutuhkan," sampainya.

Masih kata Junoto penyerahan bantuan diberikan  setiap hari Jumat, dan kegiatan ini telah berjalan sekitar beberapa kali, sebelumnya penyerahan dilaksabakan di desa Rekam kecamatan Siantan, "Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan kedepannya sehingga dapat membantu mereka yang membutuhkan," pungkasnya. (yud)

 

Share