Sabtu11012014

Last update12:00:00 AM

Back Anambas Dispar Kepri Sosialiasi Perda RIPPDA

Dispar Kepri Sosialiasi Perda RIPPDA

TAREMPA (HK) - Dinas Pariwisata Provinsi Kepri menyosialisasikan peraturan daerah (Perda) rencana induk pembangunan pariwisata daerah (RIPPDA) di Kabupaten Kepulauan Anambas di Aula RM Siantannur, Tarempa, Selasa (16/4) malam.

Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri, Guntur Sakti mengatakan, Kepri merupakan daerah kedua setelah Yogyakarta yang membuat Perda RIPPDA. Hal ini dilakukan setelah terbitnya rencana induk pembangunan pariwisata nasional (RIPPNAS).

"RIPPDA ini bertujuan agar seluruh daerah kabupaten dan kota yang ada di Kepri bersatu membangun daerahnya sebagai daerah pariwisata yang akan menjadi daerah unggulan ke depan. Hal ini sesuai dengan Perda No 2 tahun 2012," kata Guntur.

Dijelaskan, pembangunan pariwisata ada 4 pilar yang sangat penting dilakukan. Yakni destinasi, industri pariwisata, kelembagaan pariwisata dan pemasaran. Dimana suatu daerah harus bisa menciptakan daya saing produk wisata dengan baik.

"Setiap daerah yang ada di Kepri harus bisa bersaing dalam menciptakan produk yang bisa menarik wisatawan. Selain itu perlunya industri pariwisata seperti hotel, restoran dan penunjang fasilitas pariwisata dan perlunya kerja sama antara pemerintah dengan asosiasi pariwisata dan yang terakhir baru dilakukan promosi pariwisata," katanya.

Sedangkan promosi pariwisata terakhir yang perlu dilakukan daerah, yakni memenuhi fasilitas sarana dan prasarana pendukung kepariwisataan. Dimana setelah lengkap secara otomatis akan menarik wisatawan manca negara maupun wisatawan dalam negeri.

Guntur menambahkan, dalam mengembangkan pariwisata perlu akselerasi pembangunan pariwisata, keselarasan dan sinergi semua pihak termasuk masyarakatnya. "Daerah pariwisata perlu aksebilitas yang baik dan perlunya lintas SKPD terlibat. Baik itu infrastruktur, menciptakan produk daerah serta mengembangkan hasil karya daerah itu sendiri dan lainnya," ungkap Guntur.(nel)

Share