Senin10202014

Last update12:00:00 AM

Back Anambas BKD Anambas Akan Sidak Sejumlah SKPD

BKD Anambas Akan Sidak Sejumlah SKPD

Usai Libur Idul Fitri 1434 H

TAREMPA (HK)- Hari ini (Senin,red) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Anambas akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap kehadiran seluruh pegawai di lingkungan SKPD, usai liburan panjang Idul Fitri 1434 H.   
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Anambas, Radja Tjelak Nur Djalal yang ditemui sejumlah wartawan menjelang liburan tersebut mengatakan, kegiatan yang dilakukan nantinya akan dilaksanakan oleh BKD yang dibantu oleh beberapa instansi lainnya.

"Kegiatan sidak ini nantinya untuk mengecek kehadiran sejumlah pegawai yang ada dilingkungan Pemkab Anambas. Mengingat, hari pertama kembali berdinas setelah libur lebaran. Untuk teknisnya mungkin bisa ditanyakan kepada BKD," ucap pria yang akrab disapa bang Boy ini.

Ia yakin dan optimis pada pelaksanaan Sidak tersebut sejumlah pegawai dilingkungan Pemkab Anambas mematuhi dan menaati peraturan yang sebelumnya telah disampaikan.  Menurutnya, setiap pegawai yang ada harus memahami serta mengerti kewajiban yang sudah dipahaminya.

"Kalau ada tugas yang melanggar kewajiban itu dosa," ucapnya.

Dikatakan, mengenai mekanisme libur lebaran untuk sejumlah pegawai sudah diatur terhitung mulai tanggal 5 Agustus hingga tanggal 11 Agustus. Artinya, tanggal 12 Agustus, seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Anambas sudah melakukan tugasnya seperti biasa.

"Makanya tidak ada alasan pegawai tidak masuk, kita kan ada Perbup (peraturan bupati,red). Kalau melanggar ya sanksinya jelas. Seperti pemotongan gaji dan kesra.  Pegawai kan bisa baca, tak mungkin dia tak tahu. Kalo cuti lain masalahnya, diperbolehkan selama tidak boleh melebihi batas," ungkapnya.

Menurutnya, paling tidak pegawai sesudah lebaran nanti akan dipersiapkan untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI.

"Mengingat ada rangkaian kegiatan untuk memperingati hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus mendatang," katanya.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Kepulauan Anambas, Iip Ilham Firman sebelumnya juga mengatakan, bahwa sidak yang dilakukan akan berkoordinasi dengan Inspektorat dan Satpol PP.

"Dijadwalkan memang demikian. Halini untuk mengecek kehadiran sejumlah pegawai di hari pertama masuk kerja," ujarnya.

Disinggung mengenai sanksi yang diberikan terhadap sejumlah pegawai yang melanggar, hal tersebut dapat diberikan mulai dari pemotongan kesra maupun tunjangan lainnya. Kegiatan sidak yang dilakukan bukan merupakan kali pertama yang dilaksanakan.

Sebelumnya, sidak pegawai sudah dilakukan oleh BKD pada awal bulan Agustus (Jumat, 2/8) 2013 lalu. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah pegawai yang sudah pulang terlebih dahulu dan melanggar jam kerja yang telah ditetapkan.   

Iip menjelaskan, inspeksi mendadak yang dilakukan memang sengaja dilakukan pada hari-hari terakhir guna mengecek secara langsung serta memastikan kehadiran sejumlah pegawai pada hari terakhir masuk kerja dilingkungan Pemkab Anambas.

Disampaikan,  sidak yang dilakukan terbagi dalam enam tim yang melibatkan tim gabungan yang tidak hanya dari BKD melainkan dari Satpol PP dan inspektorat. Adapun mengenai sanksi yang diberikan, dirinya menegaskan langsung diberikan sanksi tegas.

"Hasil langsung kita berikan sanksi tegas. Seperti pemotongan kesra. Sebenarnya, boleh ijin cuti, dengan syarat  20 persen dari jumlah PNS dan PTT yang ada disitu," tukasnya.

Share