Selasa09262017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Diduga Simpan Ballpres, Rumah Disegel

Diduga Simpan Ballpres, Rumah Disegel

BATUAJI (HK) -- Diduga tempat penyimpanan barang seken ilegal (Ballpres), rumah berlantai II di Perumahan Maitri Indah RW 25, Buliang, Batuaji, disegel oleh aparat Kepolisian, pada Selasa (16/5) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.
Dari pantauan Haluan Kepri di lokasi, tampak dari luar bangunan rumah tersebut berisikan barang seken mulai dari lemari, kursi, meja dan kain bekas yang tersusun rapi. Tak hanya di lantai dasar, di lantai II pun terlihat barang seken sudah terbungkus rapi. Diduga barang seken tersebut baru datang dari luar negeri. Dan ada juga hendak dikirim ke luar Batam.

Yang lebih herannya lagi, pemerintah setempat seperti pihak Kelurahan Buliang, Batuaji tak mengetahui penyegelan rumah yang sudah direnovasi jadi ruko itu. Apalagi pihak kelurahan Buliang, ternyata pihak Kepolisian setempat bersama perangkat RT/Rw juga tak mengetahui sama sekali terjadi penyegelan tempat barang seken tersebut.

Ida, salah satu warga perumahan Maitri Indah mengatakan, penyegelan rumah ini pada hari Selasa (16/5) kemarin sore oleh beberapa orang berpakaian preman. Namun sebelum disegel terlebih dahulu rumah itu diperiksa satu persatu dari pintu rolling doornya.

"Rumah itu disegel pada Selasa sore. Dan ada beberapa orang berpakaian preman. Sebelum disegel, mereka ngecek satu persatu pintu rolling doornya. Bahkan sebelumnya rumah itu sudah lama tak dihuni dan belakangan ini tersebut sudah dijual dan direnovasi," katanya warga setempat, Kamis (18/5) siang.

Ia juga menuturkan, sebelum rumah itu disegel, pernah ada masuk truk besar ke komplek ini membawa barang-barang seken. Tapi ia tak mengetahui dimana disimpan. Setelah sudah disegel rumah ini ternyata tempat barang seken semuanya.

Sementara itu, Lurah Buliang, Husein Siregar mengakui tak mengetahui terkait penyegelan rumah yang dijadikan tempat penyimpanan barang seken. Bahkan ia mengatakan malah mendapat informasi dari pencari berita ini.

"Saya tak tau ada penyegelan rumah dikomplek perumahan ini. Saya juga tak tau jika rumah ini dijadikan tempat penyimpanan barang seken. Saya tau malah dari kalian bahwa ada disegel rumah ini," katanya saat ikut memantau rumah tersebut.

Rudi, selaku ketua RW 25 membenarkan adanya penyegelan rumah berlantai dua tersebut. Akan tetapi pemilik rumah tersebut sama sekali belum pernah melapor ke perangkat RT dan RW setempat mulai menempatinya.

"Ya benar, saya sudah dapat laporan juga dari RT 01, katanya rumah itu di segel polisi," ungkap Rudi, saat dihubungi melalui telepon seluler. Ditempat terpisah, Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko saat dikonfirmasi juga tak mengetahui penyegelan tersebut. (ded).

Share