Rabu05242017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Perbatas Rumah Warga Terancam Longsor

Perbatas Rumah Warga Terancam Longsor

terancam longsorBATUAJI (HK) --  Bahaya longsor mengintai warga yang mendiami Perumahan Puri Mas, RT 05/RW 22, Kelurahan Buliang, Batuaji. Pasalnya drainase yang memisahkan perumahan Puri Mas bagian depan dengan perumahan Maitri Indah sudah habis terkikis hujan, sehingga jalan masuk di depan deretan rumah warga terancam putus.

Iwan, warga di blok E1 nomor 15 menuturkan, akses jalan di depan blok rumah mereka terputus, maka otomatis jalan masuk ke dalam perumahan itu juga terputus, sebab jalan yang sudah terancam ambruk karena longsor, padahal itu jalan masuk satu-satunya ke perumahan mereka.

"Sudah lama kondisinya begini. Pohon-pohon yang kami taman di pinggir parit itu semuanya sudah tumbang karena longsor karena terkikis banjir," ujar Iwan kepada wartawan, Kamis (18/5) siang.

Penyebab longsornya pinggir drainase itu, kata Iwan, karena memang selama ini saluran drainase itu belum disemenisasi ataupun pemasangan batu miring. Sehingga setiap kali hujan, air mengikis pinggiran drainase dan hingga saat ini pengikisan serta longsor itu sudah mencapai separuh jalan.

Jika pemerintah tak segara menindak lanjuti persoalan itu, maka tak menuntut kemungkinan rumah-rumah warga yang berderat di blok E1 itu akan roboh nantinya. "Itu yang kami khawatirkan. Sudah berulang kali kami sampaikan ke pemerintah persoalan ini, namun baru kali ini ada tindakan," tutur warga lainnya.

Dari pantauan di lapangan, tampak terlihat jika separuh jalan di depan blok E1 itu kondisinya sudah gantung. Separuh jalan dari arah saluran drainase bagian bawah sudah tak ada tumpuan tanah lagi.

Bahkan, lahan kosong antara batas aspal jalan ke saluran drainase yang semula lebarnya mencapai tiga meter sudah tak ada lagi. Celah lahan yang seharusnya itu lahan penghijauan itu atau taman itu sudah ratah dengan galian drainase.

Saluran drainase pun tampak amburadul sebab selain dangkal karena tertimbun tanah losong juga tampak tak berbentuk lagi. Padahal saluran drainase itu merupakan satu-satunya drainase yang menjadi saluran pembuangan baik warga perumahan Puri Mas ataupun perumahan Maitri Indah.

Sementara itu, Lurah Buliang, Husein Siregar, mengaku sudah mengetahui kondisi tersebut dan tindak lanjutnya tahun ini Pemko Batam akan segera memasang batu miring di drainase yang bermasalah itu.

"Tahun ini sudah bisa pasang batu miring. Anggaran (non PIK) sudah disetujui tinggal pelaksanaannya saja. Memang sudah sangat berbahaya itu," ujar Husein. (ded).

Share