Senin11202017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Dua Lagi JH Batam Wafat di Tanah Suci

Dua Lagi JH Batam Wafat di Tanah Suci

menerima bendera merah putih dari petugas kloter 4JH Debarkasi Batam yang Wafat 40 Orang
Dokter Kloter Hendaknya Ditambah 2 Orang

Batam (HK) - Dua lagi Jamaah Haji (JH) asal Batam wafat di Tanah Suci, a.n Ridwan Abdur Rahman (61) tergabung dalam Kloter 19, no porsi 3700010807, no paspor B 6094392, wafat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) pada 11 September 2017 sekitar pukul 02.00 Waktu Arab Saudi (WAS), dan dimakamkan di Sharaya, Makkah.

Lalu, a.n Suwarto Sarsaputra Ma'Amin (62) tergabung dalam Kloter 27, no porsi 3700010516, no paspor B 6094340, wafat pada 12 September 2017 pukul 11.10 WAS di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dimakamkan di Sharaya, Makkah. Dengan demikian, sampai tadi malam, jumlah JH Debarkasi Batam yang wafat sebanyak 40 orang.

Sampai berita ini diturunkan, sebanyak 4 Kloter dari 27 Kloter JH Debarkasi Batam sudah tiba di Tanah Air via Bandara Hang Nadim Batam. Diketahui, JH Kloter 4 landing di Bandara Hang Nadim pada pukul 23.50, Senin (11/9) atau terlambat 50 menit dari jadwal semula, setelah menempuh perjalanan dari Jeddah, Arab Saudi. JH Kloter 4 berjumlah 444 orang dengan komposisi, JH asal Kabupaten Indragiri Hulu 266 jamaah dan Indragiri Hilir 173 orang, ditambah 5 orang petugas.

“Kami mengusulkan kepada Pemerintah, pada penyelenggaraan haji tahun berikutnya, jumlah petugas kloter hendaknya ditambah, setidaknya harus ada dua orang dokter dalam setiap kloter," ucap Zainal Abidin Abdul Gani, Ketua Kloter 4 melaporkan kondisi JH Kloter 4 saat tiba di Asrama Haji, Selasa (12/9) dinihari kemarin.   

Menurutnya, dengan satu dokter dan harus menangani 450 jamaah, rasanya sangat berat. "Apalagi rata-rata profil jamaah kita berusia lanjut. Sebagai contoh, pada JH Kloter 4 tahun ini. Setidaknya terdapat 170 jamaah yang berisiko tinggi,” ucap Zainal Abidin lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal Abidin juga menjelaskan, terdapat tiga JH Kloter 4 yang masih dirawat di Arab Saudi.

“Pada saat berangkat dulu, Kloter 4 beranggotakan 448 orang jamaah termasuk petugas. Namun, dalam perjalanannya, tiga jamaah haji kami wafat di Arab Saudi, dan tiga lagi masih dirawat di Arab Saudi di RS. An Nur dan King Abdul Aziz Arab Saudi. Tiga jamaah haji yang wafat semua sudah berhaji,” kata Zainal Abidin lagi.

“Terdapat dua jamaah mutasi masuk, sehingga kami kembali ke Tanah Air dengan jumlah 444 orang jamaah termasuk petugas. Kita mendoakan yang wafat di Tanah Suci semua amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Dan bagi jamaah yang masih sakit di Arab Saudi kita doakan semoga lekas sembuh dan kembali ke Tanah Air dengan segera,” katanya lagi.

Berdasarkan data Siskohat, tiga JH Kloter 4 yang wafat a.n Arsyad Matsur Abdullah asal Indragiri Hulu, Rusdi Maajar Ismail asal Indragiri Hulu, dan Syarfidin Syahbudin Muhammad asal Indragiri Hulu. Sedangkan, dua JH yang mutasi masuk ke Kloter 4 antara lain, a.n Reni Iryanti Syamsuri asal Indragiri Hilir dari Kloter 7 dan Darmawati Abdul Kadir Ata asal Indragiri Hilir dari Kloter 7.

Sedangkan tiga jamaah yang sakit dan masih dirawat di Arab Saudi antara lain, atas nama Yusminar Hasan Jondun asal Indragiri Hulu, Kasmiyah Kasio Kasmijan asal Indragiri Hulu, dan Armien Syahran Nasution asal Indragiri Hilir.

“Kepada JH kami minta maaf, hanya itu kemampuan kami sebagai manusia biasa. Apapun yang terjadi kita selesaikan disini. Jaga kemabruran haji kita dengan tidak menyebutkan keburukan saudara kita setelah tiba di masing-masing daerah nanti,” pungkas Zainal Abidin.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Rosman Malomo mengharapkan JH yang baru pulang dari Tanah Suci bisa menjadi agen perubahan di daerah. “Minimal yang sebelumnya jarang ke masjid, lebih seringlah menunaikan sholat berjamaah di masjid,” ucap Rosman Malomo.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, pesawat Saudi Arabian Airlines yang membawa JH Kloter 5 gabungan JH asal Bengkalis dan Kuantan Singingi tengah menuju Bandara Hang Nadim Batam, dan dijadwalkan landing pada pukul 23.00 WIB tadi malam. Sesampai di Batam, JH Kloter 5 dibawa langsung ke Asrama Haji Batam. Selanjutnya, sesuai jadwal, hari ini, Rabu (13/9) JH Kloter 5 akan diberangkatkan ke daerah masing-masing. JH Bengkalis akan diberangkatkan dengan kapal Ferry Batam Jet via Pelabuhan Domestik Sekupang. Sedangkan JH Kuantan Singingi akan diterbangkan dengan pesawat Citylink dalam dua penerbangan.

Seiring dengan itu, JH Kloter 6 dijadwalkan akan landing malam ini, Rabu (13/9) sekitar pukul 23.00 WIB. JH Kloter 6 merupakan jamaah Riau gabungan dari Kabupaten Siak dan Pelalawan. (fhy)

 

Share