Sabtu09232017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Lagi, Maling Santroni Rumah Kosong

Lagi, Maling Santroni Rumah Kosong

BATUAJI (HK) -- Aksi pencurian rumah kosong yang ditinggal pemiliknya kembali terjadi. Kali ini tempat tinggal Walter Pian Manik (28), di Perumahan Mutiara Indah Blok B No 19 Batuaji, dibobol kawanan maling, pada Senin (11/9) sekira pukul 07.00 WIB. Dari aksi kawanan pelaku itu, barang berharga seperti perhiasan emas beserta uang tunai sebesar Rp15 juta dengan total kerugian mencapai Rp20 juta, raib di bawa kabur pencuri. Usai membuat laporan pengaduan di Polsek Batuaji, Walter menceritakan, kejadian itu terjadi saat rumahnya di tinggal dalam keadaan kosong untuk mengantar istrinya pergi bekerja.

Namun setelah kembali pulang ke rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB, dia malah terkejut melihat isi rumah sudah berantakan. Saat itu juga korban langsung memeriksa seisi ruangan yang berada di dalam rumahnya. Ternyata barang-barang korban yang disimpan di dalam lemari kamar telah raib dibawa maling.

"Saya terkejut karena melihat dalam rumah sudah berantakan. Rumah memang lagi kosong. Setelah saya  periksa ternyata uang Rp15 juta dan emas yang disimpan di dalam lemari sudah hilang," ujarnya di Polsek Batuaji, Rabu (13/9).

Walter juga menjelaskan, kawanan maling itu masuk ke rumahnya melalui jendela belakang dan mencongkel engsel jendela. Kemudian mengacak-acak barang-barang di dalam rumahnya. "Malingnya lewat jendela belakang dan mencongkel jendela. Rumah berantakan. Pelaku mengacak-acak rumah saya," ujarnya lagi.

Tidak hanya itu, pencurian kendaraan sepeda motor kerap juga terjadi. Dan ia menduga bahwa ada warga yang terlibat pencurian di dalam kawasan perumahan ini. "Saya harap polisi bisa berhasil menangkap para pencuri. Apalagi di kawasan rumahnya marak terjadi aksi percurian. Sasarannya selalu rumah warga yang sedang kosong," katanya kembali.

Sementara, Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko membenarkan dan mengaku sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. "Anggota sudah menyelidiki kejadian itu, keterangan korban juga sudah diminta," ujar Sujoko dengan singkat. (ded)

Share