Selasa12122017

Last update12:00:00 AM

Back Batam Sopir Bimbar Temukan Bungkusan Orok

Sopir Bimbar Temukan Bungkusan Orok

"Tolong Bayiku Dikubur"

BATUAJI (HK) -- Warga Tanjung Uncang, Batuaji mendadak heboh menyusul ditemukannya orok bayi di dalam angkutan umum jenis Bimbar nopol BP 7601 DU, tepatnya di depan Bintang Industri, Batuaji, Rabu (11/10) sekira pukul 12.00 WIB.
Orok bayi yang diperkirakan belum seminggu itu ditemukan pertama kalinya oleh Johaman Sinaga, sopir Bimbar tersebut. Uniknya, orok itu ditemukan di dalam kotak kecil yang dibungkus tiga lapis dengan kantong plastik.

Tidak hanya itu, didapati juga selembar kertas bertuliskan "Tolong Bayiku Dikubur". Sehingga mencuat dugaan orok tersebut sengaja dibuangnya karena hasil dari hubungan gelap yang tak bertanggungjawab.

Ditempat nongkrong para sopir Bimbar, Johaman Sinaga, sang sopir tersebut mengatakan, jika ia menemukan sosok orok bayi saat memperbaiki speaker mobilnya dibangku belakang. Sontak dia pun kaget saat membuka bungkusan kotak tersebut karena sudah menimbulkan bau tidak sedap.

Kotak tersebut, lanjutnya, awalnya ditemukan oleh tukang cuci mobil yang kebetulan mencuci mobilnya. Dimana tadi Selasa (10/10) sekira pukul 22.00 WIB ia mendapat laporan ada kotak yang tertinggal di mobil, tepatnya dibangku nomor dua dari belakang.

Kotak tersebut dilihat saat mobilnya dicuci di Pasar Melayu. Namun tukang cuci mobil itu pun tak menaruh curiga bahwa benda itu orok bayi.

"Sebenarnya tadi malam sudah dibilang tukang cuci mobil samaku, tapi saya tak saya tanggapi. Bahkan saya sudah nambang 2 kali tak ingat juga, barulah siangnya pas perbaiki speaker mobil, saya liat kotak itu kemudin saya keluarkan dan sudah bau sekali," ujarnya Johaman kepada awak media.

Masih kata Johaman, bahwa ia sama sekali tak diketahui siapa yang sengaja buang orok tersebut. Pasalnya malam itu bukan dirinya yang bawa untuk nambang, melainkan sopir lain. Terlebih katanya, banyak penumpang yang naik turun dan mustahil diperhatikan satu persatu.

Karena sudah bau tak sedap, mereka pun langsung melaporkan penemuan orok tersebut kepihak Kepolisian terdekat. Tak lama kemudian, Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko bersama Kanit reskrim serta anggotanya turun ke lokasi, serta tim Inafis Polresta Barelang tiba dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayakara Polda Kepri guna dilakukan otopsi.

"Nekat kali ya yang buang bayinya itu di dalam angkutan. Siapalah ya ibunya ini," ujarnya Rosma, salah satu ibu rumah tangga di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko membenarkan penemuan orok tersebut. Namun ia masih menelusuri dari asal orok mungil itu. Ia juga masih melakukan pengembangan serta mengumpulkan data dan saksi-saksi.

"Iya benar, tapi ini masih kita selidiki sekaligus mengumpulkan data dan saksinya," ujarnya Sujoko singkat. (ded)

Share