Minggu02252018

Last update05:00:00 AM

Back Batam Akhir Februari BP Terapkan ISO 9001

Akhir Februari BP Terapkan ISO 9001

Upaya Meningkatkan Kepercayaan Investor Asing

BATAM (HK) - Dalam upaya meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap pelayanan perizinan di Batam, BP Batam akhir Februari mendatang akan menerapkan sertifikasi ISO 9001 versi 2015 kepada 116 perizinan di Front Office MPP Batam.
Keinginan ini juga merupakan rangkaian persiapan menuju sistem Online Single Submission (OSS) untuk diterapkan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), di dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam. Dimana seluruh perizinan datanya akan terintegrasi ke dalam pusat database nasional.

Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto mengatakan sertifikat ISO 9001 terkait Standar Internasional pada bidang sistem manajemen mutu akhir bulan ini sudah didapatkan. untuk diterapkan pada 116 perizinan di front office PTSP MPP Batam.

"Target akhir bulan ini ISO selesai, mereka akan mengaudit. Supaya ada SOP yang tepat terhadap perizinan dan pelayanan," katanya di gedung BP Batam, Selasa (13/2). Badan sertifikasi dipilih yaitu The United Kingdom Accreditation Service (UKAS) Inggris.

Bambang melanjutkan, BP Batam ingin menerapkan pelayanan yang terbaik kepada investor dan masyarakat. Apalagi setelah memperoleh sertifikat, maka UKAS akan melakukan audit eksternal setahun sekali dan juga badan audit internal akan melakukan audit secara berkala. "Tentu akan meyakinkan para investor," ucapnya.

Dia menambahkan dengan adanya ISO 9001 ini, diaharapakan bisa mendukung sistem OSS yang sebentar lagi akan diterapkan di Batam, apalagi tingkat pembahasannya sudah masuk berada di Mentri Perekonomian.

Ditempat sama Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal BP Batam, Ady Soegiharto mengatakan bahwa persiapan PTSP Batam menuju sistem OSS telah rampung mulai dari aplikasi, dokumentasi dan konektivitas jaringan, terakhir hanya tinggal menunggu uji coba secara langsung oleh Mentri Perekonomian.

Ia menyampaikan OSS merupakan sebuah sistem yang mengintegrasikan data ke dalam pusat database nasional. Sehingga data masuk ke dalam sistem akan langsung tersimpan. Dengan jaminan keamanan dan transparan, sistem ini menjadi bank data yang menyimpan data yang telah diurus pelaku usaha secara terpusat.

"Intinya mempermudah investor dalam mengurus perizinan. Dimana jika investor ingin mengakses perizinan cukup pada satu web saja, nanti akan diarahkan. Selama ini mereka bingung karena selalu menemukan jawaban berbeda pada setiap web. Misal antara BP dan Pemko," kata Ady.

OSS merupakan produk dari Perpres Nomor 91 Tahun 2017 yang terdiri atas delapan bab dan 41 pasal, terkait upaya meningkatkan kemudahan berusaha bagi para investor. OSS terintegrasi dengan sistem pelayanan pemerintahan yang telah ada.

Paling sedikit mencakup Nomor Induk Kependudukan, pengesahan pendirian badan usaha, Indonesia National Single WindoOSS merupakan sebuah sistem yang mengintegrasikan data ke dalam pusat databasew (NSS), PTSP, dan sistem dari kementerian/lembaga terkait lainnya. (cw56)

Share