Rabu09272017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Soal Pajak TKA, Pemko Belum Berhasil Lobi Pusat

Soal Pajak TKA, Pemko Belum Berhasil Lobi Pusat

BATAM CENTRE- Pajak tenaga kerja asing (TKA) yang diminta sebesar 20 persen oleh Pemko Batam kepada Pemerintah Pusat hingga kini belum ditanggapi. Padahal, tim Pemko Batam sudah melakukan pertemuan dengan Pusat sebanyak satu kali melalui tim yang sudah dibentuk.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti mengatakan, tim Pemko Batam sudah mulai melakukan lobi sejak awal tahun lalu. Bahkan tim Pemko sudah pernah melakukan pertemuan dengan pejabat Departemen Keuangan.

"Belum ada titik terangnya. Kami tetap akan berusaha dan lobi Pusat, karena hasil pendapatan daerah sektor ini tinggi setiap tahunnya," ujar Rudi ditemui di Batam Centre, Senin (24/5).

Tim Pemko Batam yang sedang mengupayakan realisasi pajak TKA terdiri dari Disnaker, Dispenda dan instansi vertikal lainnya, seperti Imigrasi.

Kasubbag Humas Pemko Batam Rudi mengatakan hal yang sama. Hingga kini rencana Pemko Batam merealisasikan bagi hasil pajak TKA dari Pusat belum ada dan tidak ada perkembangan. Walikota Batam Ahmad Dahlan sendiri juga pernah ke Jakarta menemui pejabat pusat terkait pajak ini, tapi hasilnya belum ada. 

Menurut Rudi, pajak TKA sebesar 100 dolar Amerika Serikat untuk setiap pekerja perbulannya merupakan potensi pendatapan Kota Batam yang cukup besar di mana setiap tahunnya disetor ke Pusat. Berdasarkan data Pemko Batam, ada sekitar 6.000 TKA yang bekerja di Batam.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho menyebutkan potensi pendapatan PAD dari pajak TKA ini sangat besar setiap tahunnya. "Bayangkan kalau usulan itu dikabulkan Pusat, maka banyak yang bisa dilakukan. Dengan uang itu, empat sampai lima sekolah bisa dibangun setiap tahun," katanya. (sm/rl)

Share