Sabtu12202014

Last update12:00:00 AM

Back Batam Sekolah Penerbangan Hadir di Batam

Sekolah Penerbangan Hadir di Batam

BATAM (HK) -Flybest Flight Academy membuka sekolah penerbangan di Batam, Kamis (17/1). Adapun lokasi yang dipilih untuk sekolah tersebut adalah Bandara Hang Nadim Batam. Sekolah ini merupakan sekolah penerbangan ke 15 di Indonesia.

Direktur Kelayakan Udara dan Pengoperasian Pesawat Dirjen Perhubungan Udara, Diding Sunardi mengatakan, secara matematis sekolah penerbangan di Indonesia saat ini sangat dibutuhkan oleh dunia penerbangan dalam negeri. Karena itu, secara binis usaha sekolah penerbangan masih terbuka luas.

" Sekolah ini merupakan yang ke-15 di Indonesia dan mendapat sertifikasi,"terangnya.

Menurut dia, dalam sehari dirinya harus mendatangani lesensi tidak kurang 10 penerbang asing. Secara keseluruhan jumlah penerbang asing di Indonesia saat ini mencapai 600-800 orang.

"Sehingga untuk meningkatkan penerbang dalam negeri sekolah penerbangan sangat dibutuhkan,"terangnya.

Dia juga menyampaikan, untuk mendirikan sekolah penerbangan tidaklah mudah. Karena harus mendapatkan sertifikasi yang dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan yaitu Dirjen Perhubungan Udara.

Di tempat yang sama  Perwakilan PT Aviasi Solusi Prima, Wicahyo Ratomo menambahkan, saat ini yang paling banyak mengorder pesawat terbang jenis Airbus serta Boeing mayoritas berasal dari Indonesia.

" Dengan adanya pelatihan ini, tentunya membantu mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia khususnya dalam bidang penerbangan,"terangnya yang juga turut andil dalam pendirian Flybest Flight Academy.

Dia juga menyampaikan, letak geografis Batam yang berdekatan langsung dengan sejumlah negara menjadi daya  tarik sendiri  dipilihnya Batam sebagai Base Ops Training.

Untuk alat pelatihan bagi para pilot yang dimiliki, terangnya, terdapat empat unit alat simulator yang terdapat dalam satu ruangan khusus, disamping alat-alat serta penunjang lain.

Meski demikian, pihaknya tentunya tetap mengedepankan pada praktik langsung kepada para siswa guna mendukung jam terbang bagi calon pilot.

" Untuk tempat pelatihan nantinya, direncanakan akan berada di atas jembatan lima Barelang," terangnya.

Direktur Flybest Flight Academy, Karin Item mengatakan dengan hadirnya sekolah penerbangan ini tentunya diharapkan dapat mencetak pilot-pilot handal.  Dalam membantu pesatnya perkembangan industri penerbangan di Indonesia.

" Instruktur kita yang akan melatih calon pilot berasal dari luar negeri seperti Italia, Canada, Belize, dan Amerika Serikat yang saat ini berjumlah 4 orang,"terangnya.

Pihaknya berharap dapat mengahsilkan pilot dalam negeri yang berkualitas dan juga nantinya bisa menjadi instruktur penerbangan dalam negeri.

Untuk pesawat latih yang akan digunakan para calon pilot dalam berlatih,  kata dia, adalah pesawat Cesna 152 dan 172 sebanyak dua unit. Namun, dalam waktu dekat nanti pihaknya berencana akan menambah lima unit lagi.

" Untuk biaya pelatihan ada dua jalur,"terangnya.

Dia menjelaskan, yaitu  Private Pilot License (PPL), Commercial Pilot License (CPL), serta Instrument Rating (IR). Di mana untuk biaya yang harus di keluarkan untuk PPL dan Instrument Rating (IR) masing-masing sebesar 12.000 US$, sedangkan untuk CPL, biaya yang di keluarkan sebesar 33.000 US$. Sehingga, total  biaya yang harus di keluarkan dari tahap awal hingga tahapan profesional sebesar 57.000 US$.(Jua)

Share