Rabu10222014

Last update12:00:00 AM

Back Batam Lurah Sagulung Batam Ancam Gusur Paksa Pijat Plus-plus

Lurah Sagulung Batam Ancam Gusur Paksa Pijat Plus-plus

SAGULUNG(HK)- Lurah Sagulung Kota Turnido mengancam akan mengusur paksa panti pijat plus-plus yang beroperasi di wilayah kerjanya. Pasalnya, panti pijat yang diduga tak tak berizin itu telah menimbulkan keresahan di masyarakat.
" Yang jelas kita tidak terima ada pijat plus-plus di kawasan ini dan kita tetap akan menggusur panti pijat itu, baik yang ada izin maupun tidak," kata Turmido di perumnas Sagulung, Minggu (12/6).

Keberadaan panti pijat plus-plus di Sagulung sempat menimbulkan polemik dan keresahan di kalangan masyarakat sekitar. Namun hingga kini belum terlihat tindakan nyata dari pemerintah terhadap panti pijat tersebut.

" Tak ada satu pun aturan yang membenarkan panti pijat plus-plus boleh beroperasi. Sebab, panti pijat tersebut telah menyalahi norma agama dan kepatutan," katanya di sela-sela kegiatan memantau gas elpiji, akhir pekan lalu.

Meskipun nantinya panti pijat tersebut terbukti melakukan pelanggaran, ia tetap akan  melalui beberapa tahapan dalam melakukan penggusuran. Mulai dari pembentukan tim, langkah-langkah persuasif, sampai pada upaya paksa.

Ia mengaku tak akan mentolerir keberadaan panti pijat plus-plus yang kini meresahkan masyarakat itu. Sebab, panti pijat tersebut telah menyalahi dari segi tempat dimana berdiri di tengah masyarakat dan pendidikan.

Sementara, sejumlah tokoh masyarakat Sagulung mengatakan tidak bisa melakukan tindakan tegas atas keberadaan tempat hiburan tersebut, mereka hanya bisa mengimbau tapi sepenuhnya kewenangannya ada di Disparbud.

Permintaan untuk menutup panti pijat plus-plus di kawasan Sagulung sebelumnya  sudah pernah disampaikan kalangan pemuka agama. Salah satunya Ketua MUI Kepri Azhari Abbas. Ia mengatakan, dalam kasus tersebut tidak hanya yang membuka panti pijit yang berdosa, tetap juga pejabat yang telah memberikan izin.(dedi)

Share