Rabu04232014

Last update12:00:00 AM

Back Batam Anak Dibawah Umur Dilarang Mengendarai Motor

Anak Dibawah Umur Dilarang Mengendarai Motor

BATAM (HK) - Kasubdit Regident Polda Kepri, AKBP Andri melarang anak-anak dibawa umur untuk tidak mengendarai sepeda motor di jalan raya.
Pihaknya juga  menghimbau kepada para orangtua, agar jangan membiarkan anak-anaknya mengendarai motor, bila belum memenuhi persayaratan untuk mengemudi.  Hal ini guna menekan angka kecelakaan lalulintas di jalan raya.

Andri mengatakan, berdasarkan data yang ada pada tahun 2012, Indonesia telah terjadi 298 kecelakaan setiap harinya. Dimana angka tersebut menunjukkan bahwa setiap jam terjadi 12 kali.

Untuk di Provinsi Kepri sendiri, lanjut Andri,  rata-rata terjadi kecelakaan lalulintas, setidaknya 2 kecelakaan dalam satu hari. Setidaknya setiap harinya ada korban meninggal dunia.

"Angka kecelakaan anak dibawah umur sangatlah tinggi, ini dibuktikan setiap harinya setidaknya 1 orang meninggal dunia akibat kecelakaan, "katanya, Minggu (22/9).

"Bila sayang anak, jangan biarkan anak yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor, "tambahnya.

Andri menuturkan, selama ini, korban laka lantas, didominasi usia muda antara umur 10 hingga 25 tahun. Adapun tahun 2012 korban lakalantas umur 10 hingga 15 tahun sebanyak 376 orang. Sedangkan untuk umur 16 hingga 25 tahun korban sebanyak 358 orang.

Ditambahkannya, tahun 2013 ini mulai dari Januari hingga Juni untuk umur 10 hingga 15 tahun sebanyak 61 orang dan umur 16 hingga 25 tahun sebanyak 220 orang.

"Jangan sampai anak-anak kita jadi korban lakalantas selanjutnya. Angka lakalantas yang begitu besar, diharapkan para orangtua bisa mengontrol anak-anaknya agar tidak mengendari sepeda motor dibawah umur, "ungkapnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 281 setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dijalan tidak memiliki surat mengemudi (SIM), sebagaimana dimaksud dalam pasal 77 ayat 1 dipidana dengan pidana kuruangan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp100 juta.

Disamping itu juga, ungkap Andri, pengemudi kendaraan bermotor dijalan dilarang mengemudikan kendaraannya melebihi batas kecepatan dan juga berbelapan dengan kendaraan bermotor lainnya.

"Semua aturan berkendaraan diatur dalam undang-undang, kalau melanggarkan akan dikenakan sanksi sesuai dengan kesalahannya, "pungkas Andri.(byu)

Share