Rabu05242017

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Tabrakan Bus Sekolah vs Pick Up

Tabrakan Bus Sekolah vs Pick Up

37 Penumpang Dilarikan ke RSUP

BINTAN (HK)-  Sebuah bus sekolah BM 7452 DA yang dikemudikan Suwanto (30) bertabrakan dengan mobil pick up warna hitam yang dikemudikan Tan Kie Tjiang (62) di perempatan Jalan Ceruk Ijuk Kecamatan Toapaya, Kamis (18/5) sekitar pukul 07.05 WIB. Akibatnya, sebanyak 37 orang penumpang kedua kendaraan tersebut menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit.
Para korban terdiri dari 30 pelajar yang menumpang bus serta 7 orang penumpang mobil pick up. Kecelakaan yang terjadi sebelum jam sekolah itu bermula ketika bus BM 7452 DA melaju dari arah Cikolek hendak menuju Tembeling. Setelah melewati perempatan tepat batas putih jalur Tanjungpinang-Tanjunguban, bagian belakang bus sebelah kiri dihantam keras oleh mobil pick up.

Akibat hantaman keras itu, bus sekolah yang mengangkut 30 pelajar SMP dan SMA terguling. Badan bus yang ringsek sempat menyulitkan proses evakuasi korban.

Suwanto mengatakan, ia dibantu beberapa orang pengendara berusaha mengeluarkan anak sekolah yang terjepit badan bus. "Tadi ada yang bantu juga, mereka (anak sekolah) langsung dibawa ke rumah sakit (RSUP) pakai mobil lain. Mereka luka-luka semua," tutur Suwanto di lokasi kejadian.

Ia menceritakan, saat itu pick up yang dikemudikan Tan Kie Tjiang melaju sangat kencang dari arah Tanjungpinang. "Kencang betul, bagian belakang sebelah kiri ditabrak, sampai terguling satu kali kami," kisahnya sembari menunjukkan bagian yang ringsek usai ditabrak.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas khususnya arah Tanjungpinang-Tanjunguban. Petugas kepolisian yang tak lama tiba, langsung mengamankan lokasi untuk melancarkan kembali arus lalu lintas. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan segera diamankan.

Satuan Unit Laka Lantas Polres Bintan langsung melakukan penyidikan di lokasi kejadian. Danpos Lantas Unit Gesek, Bripka Tengku Said mengatakan, mobil pick up warna hitam bak terbuka yang mengangkut 7 orang penumpang melaju dari arah Tanjungpinang hendak menuju Tanunguban. Setibanya di lokasi kejadian, datang bus sekolah yang dikemudikan Suwanto.

"Kecepatan mobil pick up diperkirakan antara 40 hingga 60 Km/jam. Bagian yang ditabrak belakang bus sebelah kiri hingga bus sekolah terguling," tutur Said.

Pantauan di lapangan, mobil pick up hitam yang menghantam bus sekolah mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Sementara bus berwarna orange-kuning itu mengalami kerusakan parah hampir di seluruh bagian badan bus.

Informasi dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan, para pelajar yang menjadi korban sebagian besar mengalami luka ringan seperti lecet-lecet. Dari 30 korban yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA, satu orang di antaranya terpaksa harus dirawat akibat luka serius pada bagian tulang/patah tulang. Sementara 7 penumpang mobil pick up, satu diantaranya dirawat akibat luka parah.

Peristiwa naas itu sontak membuat Ketua TP PKK Bintan Debby Apri Sujadi, kaget. Ia didampingi Ketua GOW Bintan Herdawati Dalmasri Syam langsung menjenguk para korban yang dirawat di RSUP Tanjungpinang.  (oxy)

Share