Kamis10192017

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Polisi Sita 59 Bungkus Jamu Kadarluarsa

Polisi Sita 59 Bungkus Jamu Kadarluarsa

sidak obat kadaluarsaGeledah Toko Obat dan Apotek di Tanjunguban

BINTAN (HK) - Sebanyak 59 bungkus jamu kadaluarsa, berhasil disita oleh personil gabungan dari kepolisian Polres Bintan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan saat melakukan pengawasan obat-obatan di toko obat, serta apotek yang berdomisili di daerah Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Senin (9/10).

Apotek dan toko obat yang digeledah diantsranya, Klinik Ernes, Apotek Mitra Husada, Apotek Kimia Farma 455, Toko obat Formula Baru, Apotek Irsyad dan Toko Obat Christin, Dari pengeledahan tersebut, petugas menemukan 59 bungkus jamu dan suplemen yang diduga sudah kadarluarsa.

Bungkusan yang terdiri dari 17 bungkus jamu Sido Muncul dan 42 bungkus suplemen Vicer 500 Sweet Lets yang diduga kadarluarsa langsung diamankan petugas dan dibawa ke Mapolres Bintan.

Menurut, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto, razia di apotek serta toko obat-obatan didaerah Bintan Utara untuk mencegah peredaran obat-obatan terlarang semacam PCC. "Ada 17 sashet jamu Sido Muncul dan 42 sashet Vicer 500 Sweet Lets yang kita amankan karena sudah kadarluarsa," sebut Guntur.

Kapolres menghimbau agar seluruh tempat yang menjual obat agar mengecek kembali tanggal penggunaan obat tersebut secara berkala agar tidak ada obatan yang sudah kadarluarsa dijual kepada masyarakat. Selain itu, Guntur meminta supaya obat-obatan yang dilarang diperjual-belikan secara bebas tanpa resep dokter tidak sembarangan dijual kepada masyarakat.

"Kita menghimbau agar obat yang sudah kadarluarsa tidak diperjual-belikan lagi, dan tidak sembarangan menjual obat-obatan yang dilarang peredaran secara bebas kepada masyarakat tanpa ada resep dokter," imbuhnya. (oxy)

 

Share