Kamis10192017

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Desa Lancang Kuning Wujudkan Jadi Sentra Agro Wisata Salak Sari Intan

Desa Lancang Kuning Wujudkan Jadi Sentra Agro Wisata Salak Sari Intan

tanam salakBINTAN (HK) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Pertanian Bintan mendukung penuh atas usaha petani salak di Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara, untuk mewujudkan Sentra Agro Wisata Salak Sari Intan.

Kepala Dinas Pertanian Bintan Supriyono mengatakan bahwa potensi pengembangan Salak Sari Intan di Desa Lancang Kuning sangat baik. Dimana saat ini, untuk peluang pangsa pasar buah salak baik di kawasan pariwisata Lagoi maupun di Kota Batam masih sangat terbuka. Untuk itu, pemerintah kata dia, sangat mendukung penuh usaha petani salak di Desa Lancang Kuning dengan memberikan bantuan bibit Salak Sari Intan sebanyak 1.000 pokok.

"Ada 1.000 bibit Salak Sari Intan cangkokan yang kita siapkan untuk petani," sebut Supriyono, Rabu (11/10).

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan bahwa peluang pasar Salak Sari Intan baik di Lagoi maupun Kota Batam sangat menjanjikan. Sehingga perlu produksi salak dalam memenuhi kebutuhan tersebut. "Kita dorong para petani ini, karena peluang pasarnya sangat bagus, untuk di Lagoi dan Batam saja masih kurang. Potensi pengembangan lahan Salak Sari Intan di Desa Lancang Kuning ini saja ada sekitar 40 hektar," kata Apri.

Sementara itu, Selamat (60) petani Salak Sari Intan Desa Lancang Kuning menuturkan, dirinya mengapresiasi atas usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah. Ia mengakui bahwa saat ini dengan lahan 1 Ha yang dimilikinya maka dirinya masih memerlukan banyak bibit salak.

"Potensinya sangat bagus dengan harga penjualan sekitar Rp 12 ribu/Kg. Saat ini hanya berkisar 350 pohon yang saya miliki, saat musim panen dalam 1 minggu bisa memanen sekitar 70 Kg, untuk 1 hektar bisa ditanami sekitar 700-800 pohon," bebernya. (oxy)

 

Share