Kamis08282014

Last update12:00:00 AM

Back Bintan Anggota DPRD Bintan Jual Beras Ilegal

Anggota DPRD Bintan Jual Beras Ilegal

Bantah Bisnis Mikol

BINTAN (HK) - Wakil Ketua Komisi III DPRD Bintan Indra Setiawan alias Een, mengakui bila selama ini dirinya menjual beras ilegal dari luar negeri. Namun ia membatah keras berbisnis jual beli minuman beralkohol (Mikol).

Pernyataan Indra ini, berkaitan dengan tertangkapnya sebuah armada miliknya oleh petugas Bea dan Cukai Pos Tanjunguban, kemarin. Armada tersebut merupakan miliknya yang ditangkap BC karena mengangkut Mikol.

"Demi Allah, saya tidak menjalankan bisnis Mikol," ujar Indra, Sabtu (19/1). Menurutnya, sebagai seorang muslim jelas dirinya tidak mungkin menjalankan bisnis haram dengan menjual mikol. "Saya seorang muslim, saya tidak akan berjualan Mikol," tegasnya.

Sementara armada miliknya itu sewaktu ditangkap petugas Bea dan Cukai sedang mengangkut beras impor illegal dari Batam diangkut ke Tanjunguban. Ia mengakui menjalankan jual beli beras impor illegal ini karena  masyarakat memang memerlukan beras yang lebih murah.

"Saya memang menjual beras impor illegal buatan luar negeri. Ini saya jalankan untuk membantu masyarakat. Karena dengan menjual beras import illegal ini bisa menjual kepada masyarakat dengan harga lebih murah," kata Indra.

Sementara kata Indra, pihak Bea Cukai hanya memeriksa armadanya itu terkait dengan kelengkapan dokumen. Namun tidak menyinggung soal barang bawaannya tersebut.

"Oleh Bea Cukai hanya diperiksa kelengkapan dokumen. Tidak ada persoalan lainnya nanya bawa apa," terang Indra.

Kepala Bea Cukai Tipe A2 Tanjunginang, Hari Prabowo sewaktu dikonfirmasi terkait penangkapan armada milik Indra ini mengatakan belum mendapatkan laporan secara resmi.

"Saya belum mendapatkan laporan secara resmi, nanti kami akan konfirmasikan ke Bea Cukai Batam, karena barang itu dari Batam," kata Hari Prabowo, Minggu (20/1).

Begitu pula dengan penyidik Bea Cukai Hasyim, sewaktu dikonfirmasi tidak memberikan jawaban apa-apa terkait penangkapan armada milik Indra tersebut.(rofik)

Share