Selasa07292014

Last update12:00:00 AM

Back Cerita

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (165)

Penutup

"Saya heran," kata Muluk menyambung ceritanya, "apakah sebab guruku membuat wasiat semacam itu.

Apakah dia telah sengaja hendak mati, dengan membunuh diri.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (164)

Penutup

Saya bangun dari tidur dan pergi melihatnya. Kulihat nafasnya amat sesak. Lalu segera aku panggilkan dokter.

Sayang dokter hanya menunjukan nama penyakit, tetapi tak kuasa menolong. Jantungnya bergerak amat keras, tengah menulis akhir dari suatu karangannya.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (163)

Penutup

Setahun kemudian.
Oleh karena itu Zainuddin kurang sekali menerima tetamu sejak kematian Hayati, maka jaranglah teman-temannya yang dapat menemuinya.

Kabar berita tentang keadaan dirinya, atau sakit senangnya, tidaklah begitu diketahui orang lagi.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (162)

Sepeninggal Hayati

Seakan-akan dipandangnya bahwa hidup yang sekarang ini, hanya semata-mata singgah kepada suatu negeri yang menjemukan, yang tidak sedikit juga menarik hati. Seakan-akan seorang berdiri di peron stasiun sambil melihat-lihat jam, menunggu-nunggu kedatangan kereta api dengan tidak sabar, supaya dapat berangkat lekas.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (161)

Sepeninggal Hayati

Jenazah Hayati dan Zainuddin yang sakit, telah dibawa oleh Muluk ke Surabaya.

Disanalah Hayati terkubur. Ramai mengantarkan jenazah, terutama orang-orang yang berasal dari Sumatra.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (160)

Surat Hayati yang Penghabisan

Bagi orang yang tahu dan biasa melihat tanda-tanda orang yang akan mati, telah kelihatan tanda-tanda itu, cahaya matanya sudah tak ada lagi, bibirnya sudah surut ke atas.

Diisyaratkannya dengan kepalanya menyuruh Zainuddin mendekatinya. Setelah dekat, dibisikannya: "Zainuddin, saya dengar perkataan...Tuan Dokter...saya tahu bahwa waktu...saya ...sudah dekat."

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (159)

Setelah hampir setengah jam mereka duduk di sekitar pembaringan itu, dilamun oleh pekik dan rintih orang-orang sakit yang lain, maka Hayati memutar kepalanya sedikit demi sedikit, dan tidak lama kemudian, matanya dibukakannya.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (158)

Hayati telah dapat ditolong oleh beberapa penangkap ikan. Di dalam berita surat-surat kabar tersebut bahwa orang-orang yang tertolong oleh penangkap ikan Kaslibin dari Blimbing 53 prang, oleh Sratip 21 orang, oleh Trunorejo 22 orang, Marzuki 17 orang, Matwi 32 orang. Mana yang tidak luka dibolehkan terus ke Surabaya, dan mana yang luka dengan perintah Regen dan Asisten Residen, disuruh urus lebih dahulu di rumah sakit Lamongan, menunggu sembuhnya, atau menunggu keluarganya menjemput.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (157)

Taksi itu pun ditujukan ke kantor K.P.M., didapati manusia telah sangat ramai di sana, terutama bangsa Belanda, yang semuanya boleh dikatakan bermuka cemas menunggu kabar-kabar dari kapal yang tenggelam itu.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (156)

Empat puluh tiga orang yang tercelaka telah dapat dipungut oleh pesawat terbang Dornier dan dibawa terus ke Surabaya, 31 orang penumpang Indonesia yang telah dapat ditolong oleh penangkap-penangkap ikan, demikian juga delapan orang Belanda. Adapun yang lain-lain berusaha menolong jiwa sendiri-sendiri dengan bermacam-macam jalan. Di Morokrembangan telah dibawa mendarat 43 orangm, diantaranya dua orang Belanda, Stuurman I Telah mendarat di dekat Tuban bersama dengan 20 orang yang lain. Sesampai di sana dia telah menelpon Surabaya, menerangkan sebab-sebab tenggelamnya kapal tersebut tidak dapat diketahui, karena kejadian yang ngeri itu berlaku hanya dalam masa lima meniy saja. Diantara penumpang-penumpang tang belum kedapatan adalah delapan orang Bangsa Eropa, tiga anak-anak, seorang markonis, dua klerk, dan 59 orang Indonesia, dan masih diusahakan mencarinya".

***

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (155)

"Surabaya, 20 Oktober (Aneta). Pada pukul 1 tadi malam. Marine komandan di sini menerima radio dari kapal Van Der Wijck, meminta pertolongan (S.O.S) sebab telah miring. Seterima kabar ini Marine degan segera telah menjalankan pertolongan yang perlu. Kapal tersebut telah dari Surabaya ke Semarang pukul 9 malam. Dia telah tenggelam 15 mil jauhnya dari sebelah utara Tanjung Pakis. Pesawat Dornier yang dikirim oleh Marine dari Surabaya telah melihat banyak sekili orang yang tenggelam. Bersama-sama dengan dornier, Kapal Reael juga turut membantu. Pesawat-pesawat terbang yang lain juga telah dikirim ke tempat kecelakaan itu. Belum diketahui berapa banyaknya orang yang karam.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk (154)

Surat Hayati Yang Penghabisan

Setelah selesai surat itu dibacanya, dilihatnya Muluk kembali, kiranya kelihatan oleh Muluk pipinya telah penuh dengan air mata.