Sabtu11012014

Last update12:00:00 AM

Back Home

Jangan Takut Gagal

Basko Beri Pelatihan Entrepreneur di UI
DEPOK-"Seorang pengusaha jangan takut gagal karena kegagalan adalah tempat belajar bagi seorang pengusaha." Hal itu dikemukakan Chairman Haluan Media Group (HMG) H Basrizal Koto di hadapan peserta UI's Studentpreneurs di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/11). Bagi Basko, demikian H Basrizal Koto akrab disapa, ini bukan kali pertama diundang ke UI menjadi pembicara soal entrepreunership (kewirausahaan). Selain UI, Basko juga sering diundang menjadi pembicara oleh sejumlah universitas lainnya, seperti Universitas Andalas Padang, Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Bung Hatta Padang dan sejumlah perguruan tinggi ternama lainnya.
UI's Studentpreneurs sendiri seperti disampaikan pilot project-nya, Aditya, merupakan program pelatihan (training) bagi mahasiswa untuk menjadi pengusaha. Program ini hanya diikuti oleh 50 mahasiswa yang terpilih melalui proses seleksi yang ketat.

Menurut Aditya, pihaknya mengundang Basko menjadi salah satu pemateri karena terinspirasi dari perjalanan hidup Basko dari seseorang yang tidak memiliki apa-apa dan terlahir dari keluarga miskin tapi bisa menjadi pengusaha sukses dengan memiliki banyak perusahaan saat ini. Selain itu, kata Aditya, Basko juga dikenal sebagai pengusaha yang memiliki banyak ide dan pemikiran-pemikiran luar biasa dan brilian. "Yang lebih penting lagi, beliau tidak pelit membagikan ilmunya kepada siapapun, terutama generasi muda. Beliau ingin anak-anak muda berlomba menjadi pengusaha, bukan PNS (pegawai negeri sipil)," kata Aditya saat memperkenalkan Basko kepada peserta pelatihan.

Dalam pemaparannya, Basko secara runtut dan detail menguraikan bagaimana cara untuk memulai bisnis. Kata dia, modal utama atau kata kunci yang harus dimiliki dan dipegang teguh oleh mereka yang ingin menjadi pengusaha adalah 3 K: Komunikasi, Kesempatan dan Komitmen. Tiga hal mendasar itu, kata Basko, tidak boleh diabaikan apabila seseorang ingin merasakan kesuksesan dalam hidup, termasuk berbisnis.

Di hadapan para peserta pelatihan, Basko menceritakan kisah hidup dan perjuangan yang dilaluinya untuk menjadi pengusaha besar seperti saat ini. Ia secara terus terang mengakui bukan berasal dari keluarga kaya dan terpandang. Basko lahir dari keluarga miskin dan tidak memiliki pendidikan tinggi. Tapi, berkat kegigihan dan usaha tanpa kenal lelah serta selalu disertai doa orangtua, ia kini menjadi pengusaha besar. Basko memiliki banyak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang mulai dari media cetak, printing, properti, peternakan, pertambangan, perhotelan, pusat perbelanjaan, informasi dan teknologi (IT), dan lain sebagainya. Perusahaan Basko tersebar di berbagai provinsi mulai dari Riau, Sumatera Barat, Kepri hingga Jakarta.

Kunci sukses Basko yang lain adalah tidak pernah takut mengalami kegagalan. Menurutnya, pengusaha sejati tidak boleh takut gagal, termasuk saat memulai usaha. "Tempat belajar seorang pengusaha adalah ketika ia gagal dalam menjalankan bisnis. Karena itu ketika sesorang memulai bisnis janganlah takut gagal," katanya.

Seperti biasa, para peserta pelatihan tampak sangat antusias menyimak materi yang disampaikan Basko. Mereka sama sekali tidak terlihat bosan meski Basko menghabiskan waktu hingga 2,5 jam untuk berbicara. Saat sesi tanya jawab, para mahasiswa juga berebut mengajukan pertanyaan. Pertanyaan mereka tidak hanya seputar kiat sukses memulai bisnis, tetapi juga bagaimana cara Basko mengatur waktu istirahat di tengah padatnya kesibukan memimpin dan mengelola banyak perusahaan. (r/nando)

Share