Jumat10312014

Last update12:00:00 AM

Back Home

Sejarah Haluan Kepri

Harian Umum Haluan Kepri sebelumnya bernama Harian Pagi Sijori Mandiri. Terbit sejak 9 April 2001 dengan kantor di kawasan Harbour View, Batuampar. Embrio berdirinya Sijori Mandiri diawali dengan diterbitkannya Harian Umum Riau Mandiri di Pekanbaru pada 1 Agustus 2000. Ketika itu Pimpinan Umum Riau Mandiri H. Basrizal Koto menginginkan perlu adanya sebuah media yang bisa lebih memberikan tambahan informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial di wilayah Provinsi Riau. H. Basrizal Koto berpendapat, kalau hanya ada satu media massa (koran) yang ada di satu kota, maka masyarakat di kota tersebut tidak tercerdaskan.

Pada 2001, Basko melihat, Batam dan Kepri telah menjelma menjadi salah satu kekuatan ekonomi di wilayah barat Indonesia. Setelah dilakukan survey, ternyata perkembangan Kota Batam yang cukup pesat tidak diimbangi dengan media informasi yang bisa mendukung kemajuan kota tersebut. Maka dengan semangat serta idealisme untuk memberikan informasi yang objektif kepada masyarakat, pada 9 April 2001 Sijori Mandiri diterbitkan.

Dengan kesadaran untuk terus maju, managemen Sijori Mandiri tidak bosan-bosan melakukan perbaikan kuantitas apalagi kualitas. Kalau diawal penerbitannya Sijori Mandiri berkantor di Harbour View, Batuampar, pada 2004 Sijori Mandiri menempati gedung baru di kawasan Bengkong Garama, tepatnya di Jl Yos Sudarso no 9. seluruh kegiatan, aktifitas produksi dilakukan lebih terpadu dan terencana di Gedung yang diberi nama Batam Press Centre yang diresmikan pada 5 Juli 2004 tersebut.

Ada pasang naik dan pasang surut yang terjadi dalam pengelolaan Sijori Mandiri. Tapi semua itu adalah sebuah dinamika dari sebuah penerbitan pers. Dan managemen sangat menyadari jika hal itu sebuah periode yang meski dilalui. Namun seperti yang dikatakan sebelumnya, kemandirian yang telah ditanamkan pemilik telah membuat seluruh personil yang ada terpacu untuk melakukan yang terbaik. Di tengah persaingan media yang semakin keras Sijori Mandiri tetap melangkah. Jika pada awalnya hanya mengambil penyebaran di tiga wilayah yakni Batam, Tanjungpinang, dan Karimun, kini koran ini telah ada hampir di seluruh wilayah di Kepri.

Penajaman-penajaman berita yang dilakukan dengan muaranya hanya satu yakni untuk menjadi yang terbaik diantara yang terbesar. Peningkatan kualitas SDM melalui sharing, diskusi, branstorming, serta pelatihan-pelatihan lainnya secara berkala terus dilakukan. Peningkatkan produksi dan oplah merupakan target dalam setiap harinya.

Harian Pagi Sijori Mandiri telah hadir menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dalam mencari berita yang komprehensif, akurat, tajam, dan santun. Sijori Mandiri telah mampu mengisi celah yang selama ini dicari masyarakat pembaca Kepri dengan sajian berita umum yang aktual. Idealisme yang diusung telah menjadi membuat Sijori Mandiri menjadi salah tingkat pembacanya yang cukup besar di Kepri.

Nama Haluan Kepri dipakai terhitung sejak 1 November 2010. Pergantian nama ini setelah koran 'Haluan' di Padang Sumatera Barat diakuisi oleh grup media Sijori Mandiri pada 1 Oktober 2010.

Kini pada 2012, salah satu media terbesar di Provinsi Kepri telah berumur 11 tahun. ***

Share