Senin11242014

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Bisnis Pedagang Pulsa Tolak Sistem Klaster

Pedagang Pulsa Tolak Sistem Klaster

JAKARTA- Masyarakat Pedagang Pulsa Indonesia (MPPI) menolak kebijakan baru operator seluler yang memberlakukan sistem klaster dalam distribusi pulsa elektrik karena merugikan pedagang kecil.

Ketua MPPI Rudi Antoro mengatakan dengan penerapan sistem klaster, khususnya Telkomsel yang memberlakukan hard duster, menghambat pedagang pulsa untuk memperoleh pasokan.

Menurut dia, hard duster yang diterapkan oleh PT Telkomsel membatasi distribusi pulsa yang dapat diterima pedagang, yakni setiap pedagang hanya dapat memperoleh pasokan dari distributor yang berada dalam satu klaster dengan jangkauan 3-4 kecamatan.

"Hard duster yang diterapkan oleh Telkomsel mengakibatkan pedagang pulsa sulit memenuhi pasokan yang dibutuhkan pelanggan, karena harus sesuai dengan posisi BTS [base transceiver station] nomor telepon di mana pelanggan berada. Penerapan ini dapat mematikan usaha pedagang pulsa, terutama yang berskala kecil," ujarnya, Kamis (2/2) disela-sela demo kantor Telkomsel.

Dia menjelaskan potensi kerugian itu di antaranya tidak adanya pasokan yang dapat diperoleh pedagang ketika stok distribusi yang ditunjuk habis, tidak ada alternatif lain untuk memperoleh pasokan ketika pelayanan distributor buruk, dan tidak ada alternatif harga beli yang dapat dipilih ketika dianggap mahal.

Menurut dia, pola itu juga menyebabkan penurunan omzet penjualan pedagang sebesar 25%- 30% mengingat Telkomsel memegang porsi terbesar penjualan pulsa yakni mencapai 60%, disusul XL dan Indosat sebesar

Selain Telkomsel, papar Rudi, operator seluler XL dan Indosat saat ini juga telah menerapkan klasterisasi distribusi pulsa yang menghambat aktivitas pedagang dalam memperoleh pasokan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Head of Corporate Communi-cation PT XL Axiata Tbk Febriati Nadira menegaskan dengan klasterisasi distribusi, pihaknya justru menjamin ketersediaan pasokan pulsa bagi pelanggan. Febriati menambahkan pihaknya juga memastikan telah memberikan patokan harga maksima) dan margin yang dapat diperoleh oleh distributor dalam penjualan pulsa sehingga meski ada perbedaan, tidak akan terialu signifikan. (bat)

Share

Fokus

Ketika Harga BBM Tak Lagi Bersabat

Minggu, 23 November 2014
Ketika Harga BBM Tak Lagi Bersabat

TANJUNGPINANG (HK)-- Kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BB...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...