Jumat10312014

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Pasar dan Bank Disperindag Kepri Minta OP ke Gubernur

Disperindag Kepri Minta OP ke Gubernur

TANJUNGPINANG- Menyikapi kenaikkan harga beras yang terus melonjak, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri mengajukan surat permintaan Operasi pasar (OP) kepada  Gubernur Kepri,  HM Sani.

Demikian disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negri Disperindag Kepri, Abdullah SE kepada Haluan Kepri, Kamis (2/12).

"Kita memperkirakan, selama bulan November hingga Februari 2011, harga beras akan terus mengalami kenaikan. Menindaklanjuti hal tersebut, kita mengajukan surat permintaan Operasi Pasar (OP) ke Gubernur Kepri," katanya.

Menurutnya, Disperindag akan berusaha untuk menekan harga-harga beras serta mempercepat proses peredaran Raskin (Beras Miskin) kepada masyarakat. Saat ini, pihakanya belum bisa melakukan OP tanpa adanya perintah dari Gubernur. Melalui rekomendasi surat himbauan tersebut, mudah-mudahan ada tanggapan dan perintah serta proses OP dapat di percepat.

"Kita usahakan, walaupun saat ini harga beras mahal, stok kita masih tersedia, dan pemerintah akan berupaya menekan harga di dalam OP yang akan di gelar nanti. Rencananya OP dilakukan pemerintah Kabupaten Kota di seluruh Kepri," ucapnya.

Pantauan Haluan Kepri di salah satu pasar yang berada di bintan center di jalan D.I Panjaitan Batu 9 Tanjungpinang, hampir semua jenis beras dalam negri mengalami kenaikan,berkisar Rp800 ratus, sampai dengan Rp1.000. Jenis beras tersebut diantaranya, beras gajah, sebelumnnya Rp9.500 perkilogram, saat ini Rp11 Ribu perkilogram, Falcon sebelumnnya Rp8 ribu perkilogram, sekarang Rp9 ribu perkilogramnnya, kalajengking sebelumnnya Rp8.500, saat ini Rp9.500 perkilogram, sedangkan  NNB sebelummnya Rp6.200, saat ini Rp7 ribu perkilogram, Putri Minang sebelumnnya Rp8 ribu, saat ini Rp9 ribu perkilogram dan Laron sebelumnnya Rp7200, saat ini Rp8 ribu perkilogram, dan beras Aroma sebelumnnya Rp7 ribu, saat ini mencapai Rp8 ribu perkilogram.( hk/40)

Share

Fokus

13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Minggu, 19 October 2014
13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Masih Banyak Tugas yang Belum Tuntas

TANJUNGPINANG (HK) -- Tiga belas tahun sudah...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...