Kamis12142017

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Pasar & Bank Bank BTN Siap Biayai KPR Subsidi Puri Khayangan

Bank BTN Siap Biayai KPR Subsidi Puri Khayangan

BATAM (HK) - Bank Tabungan Negara (BTN) siap membiayai kredit perumahan rakyat (KPR) bersubsidi apartemen Puri Khayangan. Hal ini terbukti dengan dilakukannya peninjauan langsung proyek pembangunan Aparteman bersubsidi Puri Khayangan yang berlokasi di Batam Centre oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono, Senin (17/7)
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Dirut BTN disambut Direktur Utama PT Kinarya Rekayasa, Sulistiana bersama seluruh staff di lokasi Proyek pembangunan. Disela-sela peninjauan, Maryono menjamin segala kemudahan bagi pembeli Apartemen yang akan menggunakan KPR Subsidi dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

"Rencananya setelah sudah disubsisi ini akan mendapat kemudahan fasilitas dan kemudahan itu ada pada pembeli atau user.  Diamana KPR-nya menggunakan KPR bersubsisi dengan bunga 5 persen," ujar Maryono disela-sela peninjauan.

Menurutnya, PT Kinarya Rekayasa selaku pengembang yang akan membangun rumah susun kepemilikan rusunawa bersubsidi (rusunawi) dimana didalam persetujuan pembiayaan KPR-nya masih dalam tapap analisa baik dalam segi kontruksi, perizinan-perizinan serta kelayakan fungsinya.

"kita akan analiasa secara komprehensif dan jika sudah jadi maka ini merupakan pembiayaan BTN rusunawa subsidi yang pertama kali di BTN serta kita harapkan bisa menjadi model rusunawi-rusunawi di daerah lain se-Indonesia," harapnya.

Ditambahkannya, BTN tetap konsen secara nasional bergerak di pembiayaan perumahan baik subsidi maupun non subsidi. Sampai di semester satu ini, pelaksanaan program pembiayaan KPR subsidi sudah kurang lebih 330 Ribu unit rumah. Sedangkan BTN sendiri ditargetkan sebanyak 660 Ribu unit dalam rangka program satu juta rumah yang di gelorakan pemerintah. "Saat ini  kita sudah mencapai 55 persen lah," tegasnya.

Menurutnya, secara nasional pembiayaan KPR subsidi yang dibiayai bank BTN ada peningkatan yang cukup tinggi sekitar 30 sampai 35 persen secara keseleuruh sama dengan naik 20 persen.  "Untuk subsidi naik 35 persen dari total 20 persen artinya KPR subsisi belum ada peningkatan dan kalaupun ada peningkatan mungkin 9 persen lah," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kinarya Rekayasa menjelaskan pihaknya berencana akan membangun bangunan hunian sejumlah 498 unit serta 40 unit kios. Sedangkan yang sudah terjual sampai saat ini berjumlah 337 unit. Dari jumlah yang belum laku, dia optimis bakal habis terjual selama proses pembangunan.

"Kami masih punya waktu pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama yang rencananya akhir bulan Juli. Dari situ nanti plus target kita bangunan sudah selesai selesai 100 persen sisa dari unit yang ada dan belum laku bisa terjual semua," ujarnya.

Biasanya, lanjutnya lagi, kalau sudah ada program dilapangan bagus maka diikuti oleh penjualan yang bagus juga. "Sesuai yang disampaikan pak Dirut bahwa bunga KPR 5 persen maka harga jualnya juga segitu karena memang diperuntukan untuk masyarakat belum punya rumah," tutupnya.***(Indra Kusuma)

Share