Sabtu11012014

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Pulau Penyengat Menunggu Wisatawan

Pulau Penyengat Menunggu Wisatawan

Pulau penyengat terlihat dari jauh dengan dilengkapi fasilitas dermaga yang cukup memadai. (FOTO/HK-SUTANA)

 

PULAU Penyengat yang menyimpan kekayaan budaya dan sejarah  ditetapkan sebagai destinasi baru objek wisata di Provinsi Kepri. Namun apakah pulau yang bisa ditempuh 10 menit dari Kota Gurindam ini sudah siap untuk menjamu wisatawan ?

Tim Haluan Kepri, Liputan Tanjungpinang

Melihat dari dekat kondisi Pulau Penyegat ada keprihatinan mengusik hati. Salah satunya, adanya ketersedian fasilitas dan infrastruktu yang masih kurang memadai, seperti tempat penginapan yang belum ada, sarana transportasi yang seadanya serta sarana jalan yang belum layak.


Untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan ke Pulau penyengat sejumlah kegiatan dan perlombaan kebudayaan asli akan terus digelar. (FOTO/HK-SUTANA)

 

Belum lagi perawatan sejumlah benda-benda peninggalan sejarah, seperti  Masjid Raya Sultan Penyengat, Benteng Bukit Kursi, Benteng Bukit Penggawa, Gedung Mesiu, Makam Raja Haji Fisabilillah, Makam Tengku Halimah, Makam Raja Jaafar, Istana kantor, Balai Adat, Sumur Puteri, serta yang lainnya.


Bagunan Mesjid Agung Penyengat yang bersejarah yang merupakan peninggalan Kerajaan Penyengat masih terawat hingga sekarang. (FOTO/HK-SUTANA)

 

Begitu juga peninggalan seni dan budaya seperti, kesenian musik Ghazal, Tarian Zapin, pembacaan Gurindam 12. Semuanya perlu kesiapan dari Pemerintah Daerah untuk  menjaga dan melestarikan kekayaan sejarah dan budaya yang sudah berumur ratusan tahun ini. Diperlukan penataan kembali agar wisatawan yang berkunjung menemukan kepuasan sehingga mereka terkesan dan ingin kembali ke penyengat.


Bagunan Mesjid Agung Penyengat yang bersejarah yang merupakan peninggalan Kerajaan Penyengat masih terawat hingga sekarang. (FOTO/HK-SUTANA)

 

Menjadikan Pulau Penyengat sebagai objek kawasan wisata di Provinsi Kepri khususnya Tanjungpinang akan menimbulkan efek positif bagi perekonomian warga di sektarnya. Untuk itu, Pemprov Kepri khususnya Pemko Tanjungpinang, perlu merancang program khusus agar pencandangan Pulau Penyengat sebagai icon wisata di Kepri tidak sekedar wacana belaka.  ***



Share