Kamis12142017

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Laporan Khusus Waspada Kejahatan Jelang Lebaran

Waspada Kejahatan Jelang Lebaran

pelaku kejahatanBATAM (HK)-- HARI Raya Idul Fitri 1436 Hijriah tinggal sudah di depan mata. Aktivitas umat muslimpun semakin meningkat di pusat-pusat keramaian seperti pasar, bandara dan terminal. Suasana ini tak jarang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk beraksi. Masyarakat dihimbau untuk waspada.

Ternyata, bulan Ramadhan tidak membuat pelaku kejahatan berhenti untuk berbuat kejahatan, malah membuat pelaku semakin giat dalam menggencarkan aksinya. Menjelang lebaran muncul beragam modus kejahatan seperti, premanisme, perampokan di ruang publik,peredaran uang palsu, perampokan mini market yang menjadi modus perampokan baru dan lainnya.

Untuk meminimalisir kasus kejahatan di masyarakat, Polda Kepri telah memperketat pengamanan dengan menerjunkan puluhan personil Shabara untuk pengamanan di Batam.

Direktur Direktorat Sabhara Polda Kepri Komisaris Besar Polisi Anang Sumpenan menuturkan, pada bulan Ramadhan anggota Sabhara Polda Kepri ditempatkan di pos bantu di Batam.

"Ada sebanyak 45 personil kita (Dit Sabhara Polda Kepri) yang ditempatkan menjaga keamanan di pos-pos bantu. Selain menjaga keamanan, pada waktu-waktu tertentu juga turut membantu mengamankan arus jalan yang padat di pemukiman warga," kata Anang.

Dari 30 anggota, kata Anang, ditempatkan di wilayah Simpang PJR Ditlantas Polda Kepri, Batubesar. Simpang Bandara Hang Naim Batam, Simpang tiga sekitar Cikitsu mengarah Botania Garen, Simpang KDA serta Simpang Telaga Punggur.

Selain back-up, kata dia, anggota Ditlantas Polda Kepri ada juga yang mengamankan arus lalu lintas, sebanyak 15 personil personil Sabhara Polda Kepri juga dilibatkan untuk meningkatkan patroli. " Sebanyak 15 anggota ini dibagi menjadi tiga regu untuk meningkatkan patroli," tuturnya.

" Banyak pelanggaran berlalu lintas setiap harinya yang dihadapi anggota Sabhara Polda Kepri saat mengatur  arus lalu lintas khususnya kepada pengguna kendaraan roda dua," katanya.

Pengendara tersebut mendapati  tindakan prentif dari anggota. Diantaranya dominan yang tidak mengekan sefety seperti Helm, diarahkan kepada pengendara untuk pulang mengambil helm.

"Pengamanan akan terus dilakukan, tidak hanya pada saat bulan puasa. Program ini merupakan bagian dari program kerja Kapolri (Jenderal Badrodin Haiti)," tutur mantan Komandan Satuan Brimob Gorontalo ini.

Salah satu tempat yang menjadi target pelaku kejahatan beraksi adalah, pasar dan mal. Salah satunya SP Plaza Batuaji yang rawan kasus pencurian dan perampokan.

Untuk menekan tingginya aksi kriminalitas di kawasan itu, Polsek Sagulung memperketat pengamanan di kawasan SP Plaza dengan melakukan patroli rutin.

Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan mengatakan, kawasan ini kerap menjadi target bagi kawanan maling dalam beraksi, seperti  mencongkel jok motor atau memecahkan kaca mobil.

"Apalagi bulan ini bulan puasa. Karena di sana banyak sekali kasus pencurian, seperti pencurian sepeda motor dan aksi congkel sepeda motor dan pecah kaca mobil. Tapi kalau aksi jambret, sudah mulai berkurang," kata AKP Chrisman Panjaitan.

razia kendaraanMenurut Chrisman, hal itu lantaran kurangnya kordinasi pihak keamanan setempat sehingga membuat lokasi yang selalu ramai dikunjungi warga itu, tak sanggup mengcover semua.

" Jadi karena banyak pengunjung, para maling pun banyak menemukan celah untuk melakukan tindak pidana pencurian. Karena, banyak juga yang lalai saat memarkirkan sepeda motor. Apalagi, petugas sekuriti di sana tidak bisa meng-cover semua lokasi," katanya.

Untuk itu, kata dia, tiap jam anggota disiagakan untuk patroli di lokasi tersebut. Apalagi pintu masuk yang digunakan menuju SP Plaza cukup banyak.

" Jadi, kita tetap waspada untuk melindungi masyarakat," ungkap pria yang berpangkat balok tiga itu.

Selain disiagakan di kawasan SP tersebut, anggota pun tetap melakukan patroli di setiap lokasi seperti Tunas Regency dan lokasi yang dianggap paling rawan kejahatan.

Meningkatnya kejahatan jelang lebaran, masyarakat dihimbau  untuk lebih waspada dan mengantisipasi kemungkinan tindak kejahatan, terutama saat berbelanja di pasar.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak lengah jika berbelanja di pasar, karena bukan tidak mungkin pelaku hipnotis beraksi. Terlebih beberapa waktu lalu ada sejumlah kasus warga terkena hipnotis saat berbelanja dan semua barang berharga dibawa kabur penjahat. Kapolres juga mewanti-wanti masyarakat dengan peredaran uang palsu.

Terutama pemilik warung manisan agar benar-benar mengecek jika menerima uang dari pembeli yang dicurigai. Untuk mengetahui perbedaan uang palsu dengan asli, bisa dengan cara 3 M (melihat, meraba dan menerawang).

==

Tips Terhindar dari Kejahatan di Bulan Ramadhan

Di Bulan Ramadhan tindak kejahatan semakin merajalela, dari kasus Pencurian, Penjambretan, Bahkan perampokan Bersenjata api, semua kian meresahkan masyarakat ketika beranjak bulan ramadhan, di duga motif tindak kriminal terjadi karena kebutuhan akan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri

Berkut Tips Untuk Menghindari tindak Kriminal :

1. Selalu mengunci Rumah saat di tinggal pergi, Pastikan semua pintu dan jendela tertutup rapat.

2. Menempatkan Barang-barang berharga ditempat yang aman

3. Memberitahukan kepada tetangga apabila ada orang tidak dikenal yang mencurigakan berkeliaran disekitar rumah.

4. Mempersiapkan Nomer / kontak pihak yang Berwajib agar langsung bisa melaporkan apabila terjadi tindak kejahatan.

5. Meminta pengawalan aparat apabila ingin mengambil uang dalam jumlah yang besar.

6. Usahakan ada yang menemani ketika bepergian

7. Hindarilah bepergian dengan melewati jalan sepi, terlebih sendirian. Jika memang rute harus melewati jalan sepi, ubahlah arah yang dapat memberikan semacam penerangan. Pilihlah jalan yang dihuni atau permukiman. Biasanya jalanan sepi memang rawan tindak kejahatan.

8. Berhati-hatilah dengan orang yang sok akrab yang mengajak kita bicara.

9. Bersikaplah tenang jika berhadapan dengan orang-orang yang mencegat dan atau bertemu di jalan. Sikap tenang akan memberikan inspirasi tindakan paling tepat. Jangan tampakkan wajah takut dengan gertakan penjahat . Hadapilah gertakan itu seraya memandangnya dengan pandangan teduh dan bersahabat.

10. Apabila Penjahat sudah Mulai bertindak segeralah Anda berlari sambil berteriak minta tolong sehingga memancing perhatian warga.Dengan begitu penjahat akan panik dan takut.

11. Apabila Penjahat berhasil kabur, Ingat ingatlah Wajah dan ciri ciri Fisik pelaku, Hafal Nomer kendaraan apabila membawa kendaraan agar memudahkan Pihak yang berwajib dalam mencari Tersangka.

Yang paling penting adalah jangan Panik menghadapi situasi terdesak, Usahakan Mitra Humas dalam keadaan tenang sehingga tau apa yang kemudian dilakukan.(net/jof)

 

Share