Senin12182017

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Wawancara Wawancara dengan Anggota DPR RI Asman Abnur SE. MSi

Wawancara dengan Anggota DPR RI Asman Abnur SE. MSi

asman abnurBatam Miliki Politeknik Pariwisata Pertama di Indonesia
Saatnya Mahasiswa Asing Belajar ke Batam


Bagi warga Kepulauan Riau, sosok Asman Abnur tidak sudah asing lagi. Selain dikenal karena karier dan latar belakangnya sebagai  politisi, pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini, juga dikenal sebagai pengusaha sukses.


Berbagai jabatan politis telah diraihnya, mulai dari anggota DPRD Kota Batam, Wakil Walikota Batam, Ketua DPW PAN Provinsi Kepri, Bendahara Umum DPP PAN serta Anggota DPR RI. Untuk keanggotannya di DPR RI, langkah Asman Abnur terbilang fenomenal.

Mengapa tidak?, dari dua kali keikutsertaannya pada pemilu legislatif 2004 dan 2009, alumnus UNAND Padang ini, ikut dari daerah pemilihan (dapil) yang berbeda, yakni dapil Riau dan Kepri. Dan fenomenalnya dia selalu terpilih.

Pada keikutsertaannya untuk yang ketiga kali dalam pemilu legislatif April 2014 lalu, Asman Abnur yang maju melalui dapil Kepri, kembali terpilih. Bahkan pria ini mencatat rekor sebagai peraih suara perorangan terbanyak anggota DPR RI dapil Kepri. Sehingga tidak salah jika banyak orang menyebut peruntungan  pria ini ibarat "batang ubi", dimana saja ditarok, senantiasa tumbuh dan mampu bertahan hidup.

Sebagai pengusaha, Asman Abnur juga terbilang sukses, saat ini puluhan usaha di berbagai bidang telah dilakoninya, mulai dari usaha restoran, toko emas, money changer, perbankan, SPBU, apotek, pusat kebugaran, arena olahraga serta sejumlah usaha lainnya.

Terakhir, pada Sabtu (14/6) lalu, mantan ketua Ikatan Keluarga Sumatera Barat Kota Batam  ini, melakukan soft opening atas keberadaan lembaga pendidikan yang dia beri nama Batam Tourism Polytechnic (BTP), yang  berlokasi di wilayah Tiban Ayu, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Tidak tanggung-tanggung, selain merupakan politenik pariwisata pertama di Indonesia, Asman Abnur juga memiliki obsesi agar lembaga pendidikan yang dia dirikan ini, kelak akan menjadi kampus yang lulusannya mampu mengisi pasar tenaga kerja dalam dan luar negeri, tidak itu saja dia memiliki tekad  agar sekolah ini juga menjadi tempat belajarnya para mahasiswa dari luar negeri.

Untuk mengetahui lebih jauh latar belakang, obsesi dan harapan Asman Abnur dalam mendirikan BTP, berikut petikan wawancaranya dengan wartawan Haluan Kepri Rinaldi Samjaya.


Assalamualaikum, pak Asman

Waalaikum salam pak Pemred Haluan Kepri


Selamat pak, dalam pemilu legislatif lalu anda kembali terpilih untuk ketiga kalinya menduduki kursi DPR RI, apa tanggapan anda?

##Terima kasih. Terpilihnya saya kembali sebagai anggota DPR RI, tidak terlepas dari kepercayaan yang diberikan masyarakat terhadap saya. Tentunya saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Insya Allah, amanah ini akan saya jaga dengan sebaik-baiknya.


Selain dikenal sebagai politisi, anda juga dikenal sebagai pengusaha, bagaimana anda melihat dua hal ini?

## Menjadi seorang politisi bagi saya merupakan wadah untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Dengan kapasitas yang saya miliki saat ini sebagai anggota DPR RI, saya ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Intinya bagaimana saya bisa bermanfaat bagi orang lain. Sementara, peran sebagai pengusaha adalah wujud untuk meningkatkan taraf hidup ke arah yang semakin baik. Sehingga pada akhirnya juga dapat memberikan added value atau nilai tambah diri saya terhadap keluarga, lingkungan dan masyarakat yang lebih luas.


Anda telah memiliki sejumlah usaha, seperti restoran, SPBU, BPR, Money changer, apotek dan banyak yang lainnya. Hari ini (red- Sabtu 14/6), anda melakukan soft opening atas berdirinya sebuah lembaga pendidikan yang diberi nama Batam Tourism Polytechnic, apa yang anda harapkan dari usaha ini?

## Sebenarnya saya sudah lama punya hasrat memiliki sebuah lembaga pendidikan. Alhamdulilah, hari ini dapat saya wujudkan, dengan berdirinya Batam Tourism Polytechnic, harapan saya kampus  ini nantinya dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang tourism. Untuk tahap awal kami membuka dua tingkatan pendidikan, yakni Diploma IV dengan jurusan managemen perhotelan dan kategori diploma III dengan jurusan hotel konsentrasi tata hidang, jurusan hotel konsentrasi divisi kamar serta jurusan tata boga.


Mengapa anda memilih Tourism Polytechnic?

## Untuk politeknik pariwisata, ini adalah yang pertama di Indonesia. Saya melihat peluangnya sangat luar biasa. Saat ini dengan tingkat kunjungan wisman ke Batam yang cendrung meningkat, serta semakin meningkatnya industri pariwisata di Indonesia dan kawasan regional, harus diimbangi dengan keberadaan tenaga pariwisata yang memiliki skill memadai. Saat ini industri pariwisata tidak hanya bisa mengandalkan keindahan alam, kekayaan dan keanekaragaman budaya semata, tapi harus diimbangi dengan keberadaan tenaga pariwisata yang handal. Saya melihat, salah satu kelemahan dunia pariwisata kita adalah, karena minimnya keberadaan SDM handal di bidang kepariwisataan.


Apa yang melatar belakangi pendirian ini?

## Sebagai anak bangsa, saya mengaku sedih atas minimnya skill yang dimiliki oleh para pekerja pariwisata kita pada khususnya. Terus terang, beberapa kali perjalanan yang saya lakukan ke Singapura dan sejumlah negara lain, memberikan motivasi bagi saya untuk mendirikan sekolah pariwisata. Coba anda lihat sendiri, pada sejumlah kawasan di Singapura, salah satunya seperti di bandara Changi, nyaris tidak ada warga negara kita yang menjadi publik service, atau berdiri di front office, mayoritas dikuasai oleh pekerja Philipina, Cina dan lainnya, sementara pekerja kita sama sekali tidak mampu bersaing dan baru berada di level pekerja kasar. Setelah saya lakukan pengecekan, ternyata ini terjadi karena para pekerja dari Indonesia, tidak memiliki skill dan sertifikasi yang memadai.

Obsesi saya, dengan keberadaan sekolah ini, nantinya bakal mampu mencetak tenaga pariwisata yang skill, bersertifikasi dan mampu bersaing tidak hanya di dalam, tetapi juga di luar negeri. Sehingga, beberapa tahun kedepan, saya ingin menyaksikan, publik service dan tenaga skill sektor tourism  yang ada di Singapura, dan sejumlah negara lain di dunia, sudah bisa diisi oleh tenaga kerja dari Indonesia.

Apa yang membedakan sekolah ini dengan pendidikan sejenis?

## Di indonesia memang  kita telah memiliki sejumlah lembaga pendidikan yang konsen mencetak SDM pariwisata yang handal, diantaranya Sekolah tinggi  pariwisata (STP) di Bandung dan Bali. Saat ini dua STP ini merupakan yang terbaik di Indonesia. Untuk memberikan hal yang beda terhadap BTP, kami  telah datangkan para tenaga pengajar dan akademisi dari STP Bandung. Bahkan managemen kampus  BTP  sepenuhnya dikelola oleh mereka .

Disamping itu, kami juga telah melakukan kerjasama dengan sejumlah produk  internasional ternama, salah satunya adalah Pizza Hut yang berpusat di Italia. Dari pembicaraan yang kami lakukan, managemen Pizza Hut, setuju untuk membuka 'dapurnya' di BTP dan para mahasiswa di BTP akan berkesempatan untuk memperoleh knowledge dari Pizza Hut, sehingga tak perlu harus pergi belajar ke Italia.

Tidak itu saja, di kampus BTP yang memiliki luas lahan lebih dari 13 ha, kelak akan kami  jadikan sebagai pusat kuliner Batam. Sehingga masyarakat Batam dapat mencari dan menikmati berbagai hidangan kuliner yang bertaraf lokal dan internasional.

Saya juga, ingin menjadikan BTP berkonsep green campus. Sehingga nantinya kampus ini menjadi salah satu kampus percontohan dari segi menjaga keramahan lingkungan. Bahkan kalau anda lihat lokasi kampus ini yang berada di ketinggian, Singapura terlihat dengan jelas. Ini kekuatan dan pembeda dari BTP. Pembeda lainnya, dalam proses belajar mengajar, mahasiswa akan dibekali dengan bahasa inggris dan mandarin, sebagai modal bagi mereka untuk bisa bersaing di pasar tenaga kerja internasional.

Apakah tahun ini sudah menerima mahasiswa baru?

Melihat tingginya semangat tim kerja BTP dan antusiasme warga terhadap keberadaan BTP, saya memutuskan September ini kampus ini sudah memulai perkuliahan. Dan terhitung bulan ini kami sudah menerima mahasiswa baru. Untuk menghadapi ini, saat ini kami tengah menggesa penyelesaian infrastruktur kampus yang akan digunakan sebagai gedung akademisi dan perkuliahan.

Bagaimana anda melihat prospek kampus ini kedepan?

Seperti yang saya sampaikan, prospeknya sangat bagus. Bahkan dengan keberadaan kampus ini akan memberikan multi efek kepada Batam pada khususnya. Paling tidak masyarakat yang berdomisili di sekitar kampus akan memperoleh dampak ekonomi, harga lahan yang semakin meningkat, kebutuhan rumah kost meningkat, kebutuhan konsumsi makanan meningkat, tenaga kerja terserap dan lainnya.

Sebelum mendirikan kampus ini, anda juga sudah mendirikan Masjid Jabal Arafah, yang saat ini selain sebagai tempat ibadah juga telah menjelma jadi icon wisata religi di Batam, setelah ini usaha apalagi yang akan anda kembangkan?

## Doakan saya selalu diberi kekuatan dan kesehatan untuk menciptakan usaha sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang. Apapun usaha yang saya kembangakn orientasinya adalah harus bermanfaat bagi banyak orang. Karena sesuai dengan ajaran Islam sebagai agama yang saya anut, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain. Dan saya ingin bermanfaat bagi orang banyak, Insya Allah.***

Share