Jumat06232017

Last update05:00:00 AM

Back Pendidikan

Muslim Khawatir Anak Semakin Liar

Dampak Program FDS Hari Sabtu Sekolah Diliburkan

BATAM (HK) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Drs H Muslim Bidin,  mengaku khawatir akan aturan baru sekolah hari Sabtu libur atau hanya lima hari belajar saja. Kekhawatiran Muslim ini bila Sabtu sekolah libur, anak akan semakin liar di luar sekolah karena memiliki kebebasan waktu libur dua hari.

Beban Konsentrasi Guru dan Siswa Semakin Bertambah Berat

Akibat Sekolah Hanya 5 Hari dan Sabtu Diliburkan

BATAM (HK) - Pemerhati Pendidikan dan juga aktivis anak jalanan Agus Supratman menilai kebijakan sekolah belajar seharian selama lima hari, dan Sabtu diliburkan bukan menjadikan pendidikan lebih baik. Justru sebaliknya, kualitas pendidikan nantinya akan semakin menurun. Hal ini dikarenakan  aktivitas belajar mengajar justru seamkin padat bertambah menjadi 40 jam perminggunya. Dampaknya beban konsentrasi guru maupun siswa akan bertambah berat.

SMPN 4 Batam Gelar Bakti Bakti Sosial

baksosBATAM (HK) - Dalam upaya memanfaatkan bulan suci ramadhan Siswa-siswi dan guru di SMPN 4 Batam mengelar bakti sosial (baksos) dengan menyantuni sembako kepada anak yatim, anak jalanan, dan siswa kurang mampu di SMPN 4 Batam. Sebanyak 200 paket sembako berhasil dikumpulkan dari para siswa dan guru berupa, mie instan, sirup, gula dan lainnya.

FDS Belum Bisa Menyeluruh

Muslim : Sekolah Jangan Paksakan

BATAM (HK) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Drs H Muslim Bidin menyatakan, bahwa program sekolah sehari penuh atau Full Day School (FDS) belum bisa diterapkan di semua sekolah, khususnya sekolah negeri. Selain masih banyak sekolah mengunakan belajar double shift, juga sarana dan prasarana dimiliki masih tebatas dalam mengisi kegiatan siswa seharian.

Batam Belum Terapkan PPDB Zonasi

BATAM (HK) - Meski Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy menegaskan,  memasuki tahun ajaran baru 2017/2018 pemerintah memulai menerapkan penerimaan peserta didika baru (PPDB) sistem zonasi. Namun Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam belum menerapkan konsep PPDB zonasi tersebut. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan PPDB tahun ini diterapkan pada sekolah unggulan siswa dari mana saja masih diterima asalkan nilai memenuhi syarat.

Pendaftar di SMPN 3 Berkurang

Setelah Disdik Menambah Lagi Satu Sekolah Unggulan

BATAM (HK) Calon siswa yang mendaftar ke SMPN 3 Batam pada hari pertama dan kedua masih dibilang normal. Kondisi ini jauh berbeda pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun lalu cukup membludak. Hal ini lebih disebabkan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam telah menambah satu sekolah unggulan pada PPDB tahun ini dari dua sekolah unggulan menjadi tiga, yakni SMPN 3 Batam, SMPN 6 Batam dan SMPN 26 Batam.

Orang Tua dan Calon Siswa Rela Duduk Dilantai

Pendaftaran PPDB Sekolah Unggulan Masih Membludak

BATAM (HK)-Minat calon siswa yang mendaftar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah unggulan meski hari kedua masih tetap membludak. Para calon siswa bersama orangtua saling berdesak-desakan mengambil nomor antrian. Bahkan banyak peserta yang mengantri di loket nomor pendaftaran mulai pukul 6.30 WIB, sementara loket sendiri baru buka pukul 7.30 WIB. Begitu pula hingga pukul 12.00 WIB calon siswa masih menunggu antrian untuk pendaftaran input data lewat online.

SMK 5 Batam Buka Kelas Industri

Mendapat Dukungan Penuh dari PT Batam Cyclect

BATAM (HK) - SMK Negeri 5 Batam pada tahun ajaran baru ini akan membuka kelas industri yang mendapat dukungan penuh dari PT Batam Cyclect. Sesuai dalam MoU antara SMKN 5 Batam dengan  PT Batam Cyclect, untuk kelas industri ini nantinya mengambil jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik yang hanya diperuntukan bagi 36 siswa dengan kualifikasi calon siswa juara Umum/Kelas, memiliki nilai rapor dan UN tinggi bagi mapel matematika, serta bahasa Inggris, dan harus lolos tes pada dua mata pelajaran tersebut.

Wali Murid Kesal Sistem PPDB di SMPN 26 Batam

Pendaftaran Calon Siswa Cukup Membludak

BATUAJI (HK) --Ratusan wali murid bersama calon siswa yang hendak mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ke SMPN 26 Batam mengaku kecewa dan kesal. Pasalnya Panitia PPDB di sekolah tersebut telah menolak calon siswa yang memiliki nilai bagus dan juara umum di SD, tanpa alasan yang jelas. Dari pantauan HaluanKepri saat PPDB berlangsung di SMPN 26 Batam, ratusan orang tua sudah menunggu sejak pagi. Dan tak sedikit pula  harus pulang kecewa dengan membawa kembali berkas pendaftaran anaknya.

PPDB Sekolah Lewat Website

Token/Password Diambil di Sekolah

BATAM (HK) - Penerimaan Peserta Didika Baru (PPDB) secara serentak dimulai 3 Juli 2017 untuk semua jenjang dari SD, SMP maupun SMa/SMK. Hanya saja ada beberapa sekolah yang memberlakukan PPDB ini secara online registrasi pendaftaran melalui website.  Seperti PPDB yang akan diberlakukan di SMKN 1 Batam melalui website pendaftaran sendiri.  Website tersebut nantinya akan diakses dengan menggunakan kata sandi atau password tersendiri. Bahkan calon siswa baru harus mengambil password tersebut ke sekolah pada tanggal 30 Juni mendatang.

Disdik Buka Konter PPDB

5 Komputer Disediakan di kantor Disdik

BATAM (HK) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam akan membuka konter penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 secara online di kantor Disdik. Bahkan Disdik sendiri akan menempatkan 5 komputer dan 5 operator bagi pendaftaran  PPDB SMP, SMA maupun SMK negeri sederajat. Sedangkan untuk mengatasi persoalan calon pendaftar membludak, maka PPDB di Disdik ini akan dibuka lebih awal pada 5 Juni ini.

Tak Menyangka Bisa Meraih Nilai Un Tertinggi

nilai tertinggiJohan Wijaya Peraih Peringkat Ke 3 Nilai UN Tertinggi se Kepri

Raut wajah Johan Wijaya siswa SMPN 6 Batam langsung memerah dan nangis sesegukan saat namanya diumunkan oleh Kepala Sekolah SMPN 6 Batam Wagiyem, kalau dirinya berhasil meraih peringkat ke 3 nilai UN SMP tertinggi se Kepri. Johan juga sekaligus peraih rangking pertama nilai UN di sekolahnya dengan Bahasa Indonesia 94, bahasa Inggris 90, Matematika 100, dan IPA dengan nilai 97,5.

Konvoi Warnai Kelulusan SMP

pengumuman kelulusanBATAM (HK)-Pengumuman kelulusan ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat, Jumat (2/6), masih diwarnai dengan aksi konvoi di jalanan. Meski bulan ramadhan dan sudah ada larangan dari sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, namun aksi ini tetap berlanjut, bahkan dilakukan hingga malam hari.