Kamis05252017

Last update05:00:00 AM

Back Pendidikan

PPDB Online Dinilai Tak Efektif

Terkait Seleksi Peneriman Siswa Berdasarkan Nilai

BATAM (HK) - Penggiat Pendidikan dan Aktivis Anak jalanan Agus Supartman menilai, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online dilakukan dimasing-masing sekolah setiap tahun dinilai tidak efektif. Bila PPDB online ini tujuannya untuk menjaring siswa baru yang masuk berdasarkan nilai yang dimiliki. Karena kenyataanya, justru sekolah juga masih menerima siswa yang nilainya dibawah rata-rata diterima diluar jalur online atau melalui bina lingkungan alias kuota 20 persen.  Malah jumlahnya justru melebihi siswa yang diterima lewat jalur PPDB online.

SDN 003 Batuampar Target Raih Nilai USBN Terbaik

BATAM (HK) - Berbagai persiapan dalam menghadapi ujian sekolah berstandar nasional (USBN)  terus dilakukan Kepala Sekolah SDN 003  Batuampar Raja Nurbariah SPd bersama guru untuk membekali siswa-siswi kelas VI menghadapi USBN yang tinggal beberapa hari lagi digelar. Mulai dari memberikan materi soal-soal yang mengacu pada kisi-kisi USBN, try out, hingga membentuk kelas bengkel bagi siswa yang dinilai masih lemah untuk salah satu mara pelajaran.

SMPN 27 Batam Belum Mampu Gelar UNBK

Tiga Tahun Kemudian Baru Bisa Terlaksana

BATAM (HK) - Kepala Sekolah SMPN 27 Batam Borbor Hehe Tua Pasaribu SPd, mengaku sekolahnya dalam dua tahun kedepan belum bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Ia beralasan, selain siswanya cukup banyak, juga sarana dan prasarana komputer dimiliki sangat terbatas. Belum lagi ruangan yang harus disiapkan minimal empat ruang lab, itupun harus terbagi dalam tiga sesi ujian.

Ingin Prestasi Sekolah Lebih Meningkat

Raja Nurbariah SPd, merupakan seorang kepala sekolah (kepsek) yang sudah cukup lama mengabdi. Selama menjabat sebagai guru dan kepsek, keinginan besarnya adalah ingin memajukan sekolah dan menjadikan anak didik lebih berprestasi dalam segala bidang. Begitu pula keinginan dirinya untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) siswa dan guru, terus dilakukan dengan memberikan kesempatan siswa dan guru untuk mengikuti berbagai kegiatan yang sifatnya menambah pengetahuan.

UN SMP/MTs Berjalan Lancar

UNKP Hari Pertama Digelar 10.30 WIB dan UNBK Digelar Pukul 7.30 WIB

BATAM (HK)- Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat di Kota Batam, Selasa (2/5) berjalan aman dan lancar. Baik yang berbasis komputer (UNBK) maupun masih mengunakan pensil dan kertasa (UNKP). Meski pelaksanaan UN ini waktunya tidak serentak, yakni untuk UNBK digelar lebih awal pukul 7.30 WIB dan dibagi dalam tiga sesi, serta pelaksanaan UNKP dimulai pukul 10.30 dan selesai pukul 12.30 WIB.

Hari Pertama UNBK Dilakukan SMPN 4 Batam Berjalan Lancar

BATAM (HK) - Hari pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dilakukan SMPN 4 Batam berjalan lancar. Untuk tahun ini peserta yang mengikuti UNBK di SMPN 4 Batam berjumlah 350 siswa. Meski pelaksanaan UNBK ini masih menumpang di SMK MHS, namun semua siswa pada hadir semua. Malah dari pantauan dilapangan, siswa terlihat tenang dan dapat mengikuti dengan lancar, walaupun dibagi dalam tiga sesi.

Soal UNBK Lebih Mudah Ketimbang Try Out

BATAM (HK) - Sejumlah siswa-siswi peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mengaku, soal yang mereka kerjakan pada hari pertama mapel bahasa Indonesia lebih mudah ketimbang try out dan USBN yang dijalani sebelumnya. "Soal bahasa Indonesia lebih mudah hampir sama dengan yang diajarkan di sekolah, hanya polanya saja yang berbeda," ujar M Lukman Nur Hakim siswa peserta UNBK SMPN 4 Batam usai mengikuti UNBK digelar di SMK MHS Batam, Selasa (2/5).

Aksi Coret-coret dan Konvoi Masih Mewarnai Kelulusan UN SMA

BATAM CENTRE- Meski ujian nasional (UN) bukan lagi penentu kelulusan, namun aksi corat-coret dan konvoi kendaraan merayakan kelulusan UN ini masih dilakukan para siswa. Hal ini terjadi pada Selasa (2/5) sore merupakan hari pengumuman UN di tingkat SMA/MA dan SMK. Sekitar pukul 16.30 WIB hingga pukul 19.30 WIB, siswa masih bergerombol merayakan kelulusan.

Hari Ini, UN SMP Digelar

Diikuti 389 SMP/MTs Se Kepri

BATAM (HK)  -  Hari ini, Selasa (2/5), sebanyak 389 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Provinsi Kepri  mengikuti Ujian Nasional (UN) serentak, baik  berbasis komputer (UNBK)  maupun masih berbasis kertas dan pensil (UNKP).  Hanya saja untuk UNBK akan dimulai pukul 7.30 WIB dan untuk kegiatan UNKP pada pukul  10.00 WIB, dan kegiatan UN ini akan berlangsung hingga 4 Mei mendatang.

Mendikbud Imbau Siswa Utamakan Kejujuran saat UN

JAKARTA (HK) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyerukan untuk mengutamakan kejujuran dalam pelaksanaan ujian nasional  (UN)  pelajar SMA maupun SMP  yang dilaksanakan mulai Selasa (2/5).. Ia mengajak guru-guru memberikan contoh yang baik dengan tidak memberikan contekan dalam bentuk apa pun.

Jelang UN Siswa SMPN 10 Batam Diberi Penyegaran

penyegaran unBATAM (HK) - Siswa-siswi kelas IX di SMPN 10 Batam pada hari Kamis (27/04) diberikan penyegaran dalam mengahadpi UN dengan berbagai permainan dan hiburan bersama Haluan Kepri dan SMK Multistudi High School (MHS) Batam. Kegiatan ini mengajak para siswa untuk lebih bergembira dan enjoy dalam menyambut UN Mei mendatang. Dengan harapan siswa lebih semangat menghadapi UN tidak stres maupun cemas.

389 SMP Siap Hadapi UN

2-4 Mei 2017 Mulai Digelar

BATAM (HK) - Tercatat 389 sekolah tingkat SMP/MTs se Provinsi Kepri menyatakan siap menggelar ujian nasional (UN) secara serentak pada 2 Mei hingga 4 Mei mendatang. Dari jumlah SMP/MTs tersebut, sebanyak 45 SMP/MTs menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) baik menumpang atau UNBK mandiri, dan 344 SMP/MTs se Kepri, masih ujian nasional kertas san pensil (UNKP).  

Terapkan PPDB 2018 Sistem Zonasi

ppdb di smpn 28 batamSekolah Tidak Boleh Tolak Siswa

Sumbar (HK) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy mengatakan,  mulai tahun ajaran baru 2017/2018 pemerintah akan memulai menerapkan penerimaan peserta didika baru (PPDB) sistem zonasi. "Nanti dalam PPDB sekolah-sekolah akan menggunakan sistem zonasi atau sekolah pakai zona. Maka tidak boleh ada siswa di dalam zona itu yang tidak diterima, apapun alasannya. Apalagi pakai tes segala," ujar Muhadjir di Payakumbuh, Senin lalu.