Sabtu12272014

Last update12:00:00 AM

Back Pendidikan

40 Guru Hinterland Diumrohkan Pemprov Kepri

Tanjungpinang (HK)- Sebanyak 40 guru yang mengajar di pulau akan diberangkatkan naik haji dan Umroh oleh Pemerintah Provinsi pada tahun 2015 mendatang. Guru yang berhak diikutkan naik haji dan umroh tersebut, bagi yang telah mengabdi selama 10 tahun di hinterland atau wilayah perbatasan.  

Penghentian K-13 Dinilai Terburu-buru

Komite Dukung Komitmen Disdik Melanjutkan K-13

BATAM (HK)-Ketua Komite SMPN 4 Batam, Mesrawati Tampubolon menilai kebijakan Mendikbud menghentikan Kurikulum 2013 (K-13)  terlalu terburu-buru. Pasalnya kata  Mesrawati, saat ini para siswa baru saja mulai beradaptasi agar bisa efektif dalam proses belajar mengajar menggunakan K-13.

Madrasah di Kepri Tetap Gunakan K-13

Kemenag Kepri Instruksikan Tetap Berlanjut

BATAM (HK)-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri, Marwin Jamal mengintruksikan agar semua sekolah madrasah di Provinsi baik tingkat madrasah ibtidiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs) maupun madrasah aliyah (MA), agar tetap menggunakan Kurikulum 2013 (K-13). Intruksi Kakanwil Kemenag Kepri ini, atas dasar surat resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI pada tanggal 8 Desember 2014 bernomor Dj.1/PP.00/3172/2014 yang ditandatangani oleh Direktur Jendral, Prof Dr H Komaruddin Amin MA.

Perbub Jam Malam di Bintan Belum Efektif

Pelajar Bintan Masih Bekeliaran Malam

BINTAN (HK) - Peraturan Bupati (Perbub) Kabupaten Bintan tentang jam malam bagi pelajar Bintan yang telah dilaunching pada 28 Oktober lalu, ternyata belum efektif diterapkan. Belakangan masih sering terlihat aksi kumpul-kumpul (kongko-kongko) kalangan pelajar dibeberapa tempat di Bintan, bahkan balapan liar. Seperti di Kampung Kamboja, Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara.

Kurikulum 2013 Masih Tetap Dilaksanakan di Karimun

Pemkab dan Disdik Karimun Masih Tunggu Surat Edaran Menteri

KARIMUN (HK) - Wakil Bupati Karimun H.Aunur Rafiq mengaku masih akan menunggu tindaklanjut dari pemerintah pusat terkait dihentikannya kurikulum 2013. Sehingga Pemkab Karimun bersama Dinas Pendidikan sampai saat ini belum dapat berbuat apa-apa dan masih tetap melaksanakan kurikulum terbaru itu sampai pelaksanan Ujian Akir Smester (UAS) siswa selesai.

Kepri Tetap Lanjutkan Penerapan K-13

Guru Tetap Tenang, Sebelum Ada Keputusan Resmi

TANJUNGPINANG (HK) - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, Yatim Mustafa, mengatakan sekolah-sekolah di Provinsi Kepri tetap melanjukan penerapan Kurikulum 2013 (K-13) sebelum ada surat edaran secara resmi dari Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) RI Anies Baswedan kepada Disdik Kepri.

Neliarti SPd, Waka Kurikulum SMAN 14 Batam

Berharap Bisa Melanjutkan Pendidikan S2

BATAM (HK)-Wanita kelahiran Ujung Gading ini mengawali pengabdiannya jadi guru sejak tahun 2003 lalu bertugas mengajar di SD Ibnu Sina. Selanjutnya tahun 2007 ia menjadi Guru Tidak Tetap (GTT) di tempatkan di SMAN 1 Pulau Subi di Kabupaten Natuna, namun hanya  dilalui selama satu tahun. Meski demikian selama mengajar di Natuna wanita jebolan Universitas Bung Hatta ini, juga diminta mengajar di SD Natuna. "Disanakan kekurangan guru SD, kebetulan saya diminta mengajar pada sore harinya," ujar guru yang mengajar bahasa Inggris di SMAN 14 Batam ini.

Petakan Master Pland Pendidikan Tanjungpinang

Dalam upaya memetakan master plant pendidikan 2015-2020 di Kota Tanjungpinang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)  telah menggandeng guru besar dan dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof Ace Suryadi Msc Phd bersama tim-nya, Dari master plan tersebut, nantinya akan dijadikan kompas bagi arah pembangunan pendidikan secara konfrehensif di Kota Tanjungpinang.Disbud Gandeng Gandeng Guru Besar UPI Bandung

BANDUNG (HK)-Dalam upaya memetakan master plant pendidikan 2015-2020 di Kota Tanjungpinang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)  telah menggandeng guru besar dan dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof Ace Suryadi Msc Phd bersama tim-nya, Dari master plan tersebut, nantinya akan dijadikan kompas bagi arah pembangunan pendidikan secara konfrehensif di Kota Tanjungpinang.

Batam Tetap Lanjutkan K-13

Disdik Nilai Sekolah Tak Ada Masalah

BATAM (HK)-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Drs H Muslim Bidin menegaskan pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13) di Batam tetap berlanjut. Baik pada sekolah swasta maupun negeri. Penegasan Muslim ini dilihat dari beberapa pertimbangan, pertama Batam telah menerapkan K-13 selama tiga semester, kedua K-13 dinilai Muslim merupakan penyempurnaan dari Kurikulum Terpadu Satuan Pendidikan (KTSP) dan ketiga kesiapan guru dalam penerapan K-13 telah terlatih dengan baik, serta keempat biaya selama penerapan K-13 cukup besar.

Bambang Tak Sejutu K-13 Dihentikan

Karena Memiliki Nilai Lebih Dibanding KTSP

BATAM (HK)-Bambang Soediyono Pembina Yayasan Manunggal Citra Saya (MCS) yang menaungi SMK Mutistudi High School (MHS), mengaku tak setuju bila Kurikulum 2013 (K-13) harus dihentikan. Bambang menilai, implementasi K-13 ini cukup bagus dibanding dengan KTSP. Yang mana pada K-13 ini kata Bambang, untuk aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan antara soft skills (karakter) dan hard skills (pengetahuan) yang didalamnya meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Beda dengan pola diterapkan Kurikulum Terpadu Satuan Pendidikan (KTSP) yang hanya menekankan pada aspek pengetahuan siswa saja. Sementara untuk nilia-nilai sikap (karakter) ditinggalkan.

Kadisdik Batam Setuju KTSP Diterapkan Kembali

BATAM (HK)- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Drs H Muslim Bidin setuju bila Kurikulum 2013 dihentikan dan kembali lagi pada Kurikulum Terpadu Satuan Pendidikan (KTSP). Meski keputusan Mendikbud Anis Baswedan telah menghentikan Kurikulum 2013, namun kata Muslim pihaknya tidak serta merta menerapkan kurikulum KTSP, karena harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Disdik Provinsi Kepri.

Tiga Siswa Harumkan Nama Sekolah

BATAM (HK)-Tiga siswa bernama Wulan Dahri, Intan Julyani, dan Aang Kunaipi telah mengharumkan nama sekolahnya SMAN 14 Batam. Seperti Wulan berhasil meraih juara III penca silat pada O2SN tingkat Provinsi Kepri belum lama ini, begitu pula dengan Intan dua kali berturut-turut meraih juara II dan juara III pada lomba mading di kegiatan pramuka se Kota Batam, sedangkan Aang, telah berhasil mempersembahkan juara II lomba PMR tingkat Wira.

Setiap Ekskul di SMAN 14 Batam Berpeluang Raih Prestasi

BATAM (HK)-Ektrakurikuler (Ekskul) diterapkan di SMAN 14 Batam, seperti Basket, Bola Voli, PMR, Futsal, Pramuka, Paskibraka, dan Seni Budaya, dinilai Waka Kesiswaan Juarto SPd cukup berpeluang untuk bisa meraih prestasi. Apalagi melihat potensi anak didik yang mengikuti ekskul ini cukup bagus, dan bisa diandalkan ketika disertakan dalam bertanding nanti.

Fokus

Ini Kesempatan Kami Memperbaiki Kapal

Minggu, 21 December 2014
Ini Kesempatan Kami Memperbaiki Kapal

Batam (HK)-- Gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kepri, m...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...