Rabu05232018

Last update05:00:00 AM

Back Karimun BC Hibahkan Bawang ke Pemda

BC Hibahkan Bawang ke Pemda

kppbc hibah bawang merah ke pembakKARIMUN (HK)-Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun menghibahkan ratusan karung bawang merah hasil tangkapan Kapal Motor (KM) Dua Bersaudara kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, Selasa (20/6). Barang hibahan tersebut sudah menjadi barang milik negara (BMN).

Proses hibah barang tersebut diserahkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun Bernhard Sibarani kepada Asisten II Setdakab Karimun yang membidangi perekonomian, Sensissiana disaksikan seluruh pimpinan FKPD di Karimun.

 

Kepala KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun Bernhard Sibarani dalam ekspose di kantornya mengatakan, bawang merah yang dihibahkan itu rinciannya, 600 karung bawang merah dengan berat masing 9,5 kilogram ditambah 35 karung bawang merah dengan berat 15 Kg perkarung dan 14 karung cabe kering dengan berat 9 Kg perkarung.

"Nilai barang hibah ini sekitar Rp42 juta, merupakan barang milik negara tahun 2017 eks penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Barang ini merupakan penegahan terhadap KM Dua Bersaudara yang diduga berasal dari Batu Pahat Malaysia dengan tujuan Tanjungbatu Kundur," ungkap Bernhard.

Kata Bernhard, hibah ini merupakan wujud kepedulian Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Karimun. Dengan adanya hibah tersebut, masyarakat dapat mengetahui tindak lanjut dari berbagai macam penangkapan yang telah dilakukan oleh petugas di lapangan.

Dijelaskan, penindakan tersebut dilakukan di pinggir pantai. Saat dilakukan penegahan, ternyata nakhoda beserta ABK kapal melarikan diri. Pihaknya, sudah berusaha mengejar para pelaku penyelundup tersebut. Namun, semua awak kapal tetap tak bisa dikejar hingga berhasil lolos.

Bernhard menyebut, peredaran barang- barang yang merupakan larangan dan pembatasan tersebut di pasar bebas akan berakibat timbulnya kerugian secara materil. Selain itu, Peredaran barang- barang ilegal akan menganggu potensi penerimaan dari sektor pemungutan bea masuk dan pungutan pajak lainnya.

Asisten II Setdakab Karimun, Sensissiana usai menerima barang hibah tersebut mengatakan, atas nama pemerintah daerah Karimun, diirnya mengucapkan terima kasih kepada KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun. Barang hibah tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat Karimun yang membutuhkan.

"Bantuan bawang merah ini sangat membantu masyarakat Karimun, apalagi saat ini masih dalam bulan suci Ramadhan dan sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri akan datang. Pendistribusian bawang merah ini akan dilakukan oleh Dinas Sosial Karimun, dengan merujuk kepada data penerima raskin," tuturnya.

Sensissiana menyebut, kerjasama antara Bea Cukai dan Pemkab Karimun untuk menghibahkan barang milik negara merupakan sesuatu yang luar biasa, bahkan mungkin satu-satunya yang dilakukan di Indonesia. Kata dia, ketika melaksanakan kegiatan di Jakarta, banyak pihak yang memberikan apresiasi kepada Bea Cukai di Kepri dan Karimun yang mampu menghibahkan BMN kepada pemerintah daerah. (ham)

Share