Sabtu09232017

Last update05:00:00 AM

Back Karimun Bus Mercedes Benz Terbakar

Bus Mercedes Benz Terbakar

KARIMUN (HK)- Satu unit bus merek Mercedes Benz nopol BM 7275 HU yang tengah terparkir di garasi Hotel Taman Gembira, Jalan Sawang, Kilometer 07, Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur tiba-tiba saja terbakar, Minggu (10/9) sore. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono kepada awak media di Mapolres Karimun, Senin (11/9) mengatakan, kebakaran itu berawal dari api yang menjalar dari batang pepaya kering terus merambat ke tumpukan sampah yang berada tak jauh dari mobil hingga membakar mobil yang tengah terparkir tersebut.

"Awalnya api membakar batang pepaya yang sudah mengering tak jauh dari mobil itu. Api terus menjalar hingga ke tempat tumpukan sampah yang berada di bawah mobil. Hanya beberapa menit saja, mobil itu langsung terbakar. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung melapor kejadian itu," ungkap Wisnu.

Kata Wisnu, kejadian itu pertama kali diketahui Yosep (32), yang saat itu berada disamping kolam renang Hotel Taman Gembira terkejut begitu melihat asap hitam yang mengepul ke angkasa. Karena penasaran, Yosep kemudian mendatangi sumber asap dan melihat mobil Mercy tersebut sudah terbakar.

"Yosep yang melihat kejadian itu langsung menghubungi rekannya, Effendy. Selanjutnya, terjadi pesan berantai, Effendy kemudian menghubungi rekannya lagi, Andi Akbar. Dari Andi Akbar inilah kemudian menghubungi anggota Polsek Kundur dan melaporkan kejadian kebakaran itu," jelas Wisnu.

Saat itu juga, ujar Wisnu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kecamatan Kundur. Hanya sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan. Dugaan sementara, api berasal dari kebakaran sampah atau semak-semak yang tak jauh mobil yang terparkir dengan kerugian sekitar Rp10 juta.

"Mobil bus yang terparkir di garasi Hotel Taman Gembira itu merk Mercedes Benz jenis bus. Namun, mobil itu sudah tidak beroperasi lagi dan terparkir di lokasi itu sejak 2010 lalu. Mesin mobil tersebut juga sudah rusak. Dengan kondisinya sekarang, maka kerugiannya hanya sekitar Rp10 juta," pungkas Wisnu. (ham)


Share