Kamis12142017

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Bersihkan Air Terjun Pongkar

Bersihkan Air Terjun Pongkar

Dari Sampah yang Berserakan

KARIMUN (HK) - Sejumlah kalangan muda peduli lingkungan yang berasal dari berbagai komunitas di Karimun seperi Komunitas Mari Peduli, Jurnalis Karimun (JK) dan jajaran Polsek Tebing serta Koramil Tebing membersihkan sampah yang berserakan di sekitar objek wisata air terjun Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Minggu (8/10) pagi.

Aksi bersih-bersih tersebut dimulai dari kolam renang air terjun terus menyusuri ke anak sungai yang mengalir di bawahnya. Semua sampah plastik dan bekas minuman kaleng ataupun pohon kayu yang menghambat arus air anak sungai di objek wisata air terjun satu-satunya di Karimun itu menjadi sasaran para komunitas.

Semua sampah yang terkumpul di masukkan dalam beberapa kantong plastik ukuran besar warna hitam yang kemudian dimusnahkan. Begitu juga, pohon-pohon kayu mati yang banyak membentang di aliran anak sungai air terjun dibabat dan dipindahkan ke satu titik lokasi. Dengan begitu, maka aliran arus air menjadi lancar.

Koordinator Mari Peduli Karimun, Arif mengatakan, aksi bersih objek wisata air terjun Desa Pongkar merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan komunitas Mari Peduli Karimun minimal sekali sebulan. Mereka sangat instens menjaga kebersihan objek wisata tersebut dari tangan-tangan jahil yang membuang sampah sembarangan.

"Aksi bersih-bersih objek wisata air terjun ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebulan sekali. Bahkan, kalau ada waktu luang kami laksanakan seminggu atau dua kali seminggu. Alhamdulillah, dengan adanya rutinitas ini kebersihan objek wisata air terjun lebih terjaga," tutur Arif.

Keterlibatan Jurnalis Karimun (JK) dalam kegiatan bersih-bersih objek wisata air terjun Desa Pongkar tersebut sekaligus meninjau kembali bibit pohon jenis pulai dan cempedak yang mereka tanam pada Rabu (27/9) pagi lalu. Ternyata, bibit pohon yang ditanam tumbuh subur.

"Alhamdulillah, bibit pohon yang kita tanam tumbuh dengan subur. Semoga pohon ini nantinya bisa tumbuh dengan besar hingga menambah jumlah populasi pohon di hutan yang masuk kawasan hutan lindung Gunung Jantan ini. Begitu juga, pohon ini nantinya bisa berguna bagi generasi mendatang," ungkap Rian, salah seorang anggota Jurnalis Karimun.

Penanaman bibit pohon cempedak dan pulai yang di kawasan hutan lindung Gunung Jantan beberapa waktu lalu merupakan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jurnalis Karimun yang pertama. Kegiatann itu sengaja menggandeng Polsek Tebing, Koramil Tebing, Komunitas Mari Peduli dan masyarakat Desa Pongkar. (ham)
-------------

 

Share