Sabtu11252017

Last update05:00:00 AM

Back Karimun WN Malaysia Selundupkan Ganja

WN Malaysia Selundupkan Ganja

wn malaysia ditangkap bc bawa  ganjaKARIMUN (HK) - Penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Karimun tak pernah berhenti. Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun mengamankan seorang warga negara Malaysia inisial YWT (38) karena kedapatan membawa narkoba jenis ganja, Sabtu (11/11).

Kepala KPPBC Karimun Bernhard Sibarani melalui Kasubsi Penyuluhan Layanan dan Informasi Donni Ahmadi saat ekspose kasus tersebut di kantornya, Senin (13/11) mengatakan, WN Malaysia tersebut diamankan saat menjalani pemeriksaan di terminal kedatangan pelabuhan internasional Karimun. Dia datang ke Karimun menggunakan kapal ferry MV Tuah I.    

Menurut Donni, gerak gerik pelaku sudah mencurigakan saat turun dari kapal MV Tuah I asal Kukup Malaysia. Dia berjalan seperti orang bingung. Apalagi, ketika hendak melewati mesin pemindai X-Ray, tingkah pelaku semakin tak karuan. Makanya, petugas Bea Cukai kemudian menggiringnya ke ruang pemeriksaan.

"Saat menjalani pemeriksaan petugas kami di lapangan, kami menemukan narkoba jenis daun ganja kering dengan berat kurang lebih 2,63 gram. Daun ganja kering tersebut disimpan pelaku dalam celana dalamnya dibungkus menggunakan plastik. Pelaku nampak gugup ketika diperiksa petugas.

Dijelaskan, keanehan tingkah laku pelaku itu mulai terlihat sejak dia turun dari kapal ferry. Hanya saja, ketika petugas memeriksa barang bawaan, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Makanya, petugas melanjutkan pemeriksaan di bagian tubuh pelaku hingga ditemukan paket narkoba tersebut.

Menurut dia, sepanjang Januari hingga November 2017, KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun sudah berhasil mengungkap tujuh kasus dugaan penyelundupan berbagai jenis narkoba di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun. Para pelaku rata-rata merupakan WNA, sebagian lain adalah WNI.

"Daun ganja ini saya beli di Malaysia dan saya pakai untuk kebutuhan sendiri. Tidak ada yang pesan. Saya baru pertama kali ke sini. Belum ada kenal orang. Saya memang sudah lama pakai ganja ini, sudah 15 tahun. Hanya saja, saya tak menyangka akhirnya ditangkap disini. Saya menyesal," ungkap YWT.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan yaitu menyembunyikan barang impor berupa daun ganja keirng secara melawan hukum (penyelundupan) di Pelabuhan Ferry Internasional Tanjungbalai Karimun.

Dalam kesempatan ini dikatakannya juga, dari Januari sampai sepanjang November 2017 sudah 7 kali pengungkapan kasus narkoba di pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun. "Rata-rata 7 kali kasus yang terungkap tersebut tersangka Warga Negara Asing (WNa)," ucapnya.

Setelah melakukan penyelidikan, pihak KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimu akhirnya melimpahkan kasus kepemilikan narkoba jenis daun kering itu ke Polres Karimun. Penyidik Polres Karimun masih terus melakukan pengembangan kasus ini untuk membongkar jaringan tersangka. (ham)

 

Share