Senin04232018

Last update05:00:00 AM

Back Karimun Tambang Pasir Darat Kundur Sisakan Masalah

Tambang Pasir Darat Kundur Sisakan Masalah

danau bekas tambang pasirKUNDUR (HK)-Aktivitas penambangan pasir darat oleh PT Indonesia Bisa Sukses (IBS) di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat selama kurun waktu dua tahun, 2014-2016 menyisakan masalah. Perusahaan berjanji akan melakukan pemulihan lingkungan dengan penghijauan kembali di areal bekas galian tambang pasir darat tersebut, namun hingga saat belum dilakukan. Kini fi lokasi itu masih menjadi kubangan air dan bisa mengancam keselamatan warga sekitar.

Husin (63), warga yang tinggal di sekitar bekas galian pasir darat tersebut mengatakan, hamparan danau tersebut bisa mengancam keselamatan warga sekitar. Pasalnya, selain tidak dilakukan penghijauan kembali, lokasi tersebut juga tidak dipagari oleh pihak perusahaan. Untuk itu, Husin meminta kepada pemerintah daerah agar menyikapi permasalahan tersebut.

"Sewaktu PT IBS akan beroperasi, manajemen perusahaan berjanji akan melakukan pemulihan pasca tambang usai perusahaan itu melakukan eksploitasi tambang pasir darat. Namun, ternyata janji hanya tinggal janji. Begitu perusahaan sudah selesai menggarap lahan tersebut, yang tinggal hanya kubangan besar yang berisi air tanpa ada pemulihan," ungkap Husin.

Hanya saja, kata Husin, dirinya tidak menyalahkan pihak perusahaan semata. Sebab, selama melakukan aktivitas penambangan pihak perusahaan telah memperhatikan masyarakat sekitar dengan membayarkan dana kompensasi sebagai ganti rugi atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkan karena eksploitasi yang dilakukan PT IBS selama dua tahun ini.

Kepala Desa Kundur, Nuru ketika dikonfirmasi mengakui kalau dirinya belum pernah didatangi manajemen perusahaan untuk membicarakan masalah penghijauan pasca tambang yang dilakukan PT IBS. Bukan hanya dari PT IBS, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun selama ini juga belum pernah turun ke lokasi tambang untuk mengecek kondisi yang ditimbulkan akibat aktivitas penambangan itu.

"Jika boleh jujur, saya sudah menjabat Kepala Desa Kundur sejak awal PT IBS hendak melakukan penambangan pasir darat. Lokasi tambang itu hanya berjarak lima puluh meter dari pemukiman warga. Sebenarnya, aktivitas itu tidak akan diizinkan, karena berapa banyak penambangan swasta yang beraktifitas di Kundur. Hanya berapa perusahaan yang berkomitmen untuk melakukan pemulihan pasca tambang," ungkap Nuru.

Camat Kundur Barat, Murnizam melalui Kasi Lingkungan, Lia juga membenarkan kalau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun tidak pernah turun ke lokasi tambang pasir darat pasca berhentinya aktivitas tambang yang ada di wilayah Desa Kundur tersebut. Petugas DLH Karimun hanya pernah turun ketika PT IBS akan berhenti beroperasi. Saat itu, PT IBS berkomitmen akan melakukan pemulihan pasca tambang namun itu tidak pernah dilakukan.

Terpisah, Direktur PT IBS, Edi Purwanto sebelumnya mengatakan di lokasi tersebut tetap akan dilakukan reboisasi dan akan dijadikan tempat objek wisata. (cw57)

 

Share