Senin04232018

Last update05:00:00 AM

Back Karimun Residivis Jambret Ditangkap

Residivis Jambret Ditangkap

jambret di polsek balaiKARIMUN (HK)-Mantan residivis kasus jambret, AP (22) kembali ditangkap polisi karena kasus serupa, Kamis (12/4) sekitar pukul 10.30 WIB. AP yang baru saja bebas pada 16 Maret 2018 lalu itu terpaksa meringkuk di tahanan polisi karena menjambret Siti Umirah Ulfah di Kampung Tanjung, Jalan Nusantara Tanjungbalai Karimun.

Peristiwa itu bermula ketika korban bersama temannya mengendarai sepeda motor menuju pemukiman padat penduduk di kawasan Kampung Tanjung. Pada saat korban bersama temannya melewati gang sempit, tiba-tiba tersangka yang saat itu sedang berjalan kaki langsung menarik handphone korban yang sedang dipegangnya. Karena terkejut, korban sontak berteriak minta tolong.

Bukan hanya berteriak, korban juga melakukan perlawanan. Tentu saja, terjadi aksi tarik menarik antara korban dan pelaku. Karena kalah kuat dengan tersangka, handphone korban merek Advan warna hitam silver terlepas dari pegangan dan berhasil dibawa pelaku. Korban lalu berteriak jambret.  Teriakan itu memicu aksi simpati dari warga sekitar.
"Teriakan korban kemudian didengar oleh saudara Sarbun Jamil, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Sarbun langsung melompat keluar rumahnya dan mengejar pelaku yang kabur ke arah Bukit Senang. Sarbun Jamil berhasil menghentikan langkah tersangka begitu sampai di simpang empat Bukit Senang. Dia lalu menginformasikan kepada anggota Polsek Balai Karimun," ungkap Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Kamis (12/4).

Dijelaskan Kapolres, pelaku merupakan mantan residivis yang pernah terlibat kasus pencurian. Dia baru saja dibebaskan pada 16 Maret 2018. Setelah bebas dari hukuman, dia berencana hendak pulang ke kampung halamannya di Palembang Sumatera Selatan. Tiket pesawat untuk pulang sudah dipesan. Hanya saja, dia mengaku kekurangan ongkosnya dirasa masih kurang.

"Saat ini pelaku sudah diamankan dan diperiksa oleh penyidik di Polsek Balai Karimun. Berdasarkan pengakuan tersangka, dia terpaksa nekat melakukan aksi pencurian itu karena terdesak uang. Dia mengaku hendak pulang ke kampung halamannya. Karena kekurangan ongkos, dia jadi gelap mata dan terpaksa menjambret handphone warga. Padahal, dia sudah pesan tiket pesawat," tutur Kapolres.

 

Menurut dia, selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone merek Advan S5E 4G warna hitam silver. Korban mengalami kerugian sekitar Rp1 juta. Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut. Pelaku sudah diamankan di Mapolsek Balai Karimun. (ham)

Share