Minggu04202014

Last update12:00:00 AM

Back Lingga Warga Tuntut Perbaikan Jalan

Warga Tuntut Perbaikan Jalan

LINGGA-Warga Panggak Laut menuntut jalan poros Daik-Musai segera diaspal, Minggu (27/1). Soalnya, jalan tersebut berdebu dan meresahkan.

Kepala Desa Panggak Laut, Ahmad menuturkan sejak musim panas beberapa hari ini, jalan poros Daik-Melukap tersebut keluarkan debu. Kejadian ini silih berganti menghantui warga setiap ada kendaraan yang melintas.

"Pengendara sering tutup mulut. Karena debunya minta ampun. Kita minta pemerintah untuk segera mengaspal jalan poros Daik-Panggak Laut ini," ungkapnya.

Dikatakannya, ia seriang menerima keluhan warga mengenai kondisi jalan itu. Kondisi debu yang menghujani udara itu sangat tebal dan mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas.

Menurutnya, bukan hanya debu jalan yang diresahkan warga. Papan jembatan yang terdapat di sepanjang jalan di Desa Panggak Laut juga sudah harus diganti. Karena ada empat titik jembatan itu sudah tidak layak untuk digunakan oleh warga.

"Banyak papannya sudah mulai keropos. Bahkan paku-paku banyak yang sudah lepas dari papan jembatan itu. Sehingga dikhawatirkan, akan mengancam pengguna jalan yang melintasi jembatan itu sendiri," ujarnya.

Ia berharap pemerintah untuk segera menampung aspirasi warga. Adapun langkah yang diambil pemerintah, melakukan pengaspalan jalan. Adanya perbaikan yang dilakukan pemerintah ini akan menciptakan kelancaran transportasi dan ekonomi masyarakat itu sendiri.

Eko, salah seorang pedagang keliling dari Daik Lingga mengaku sangat resah ketika melintas jalan Melukap-Panggak Laut itu. Karena debu yang keluar setelah melintas di jalan tersebut sangat tebal dan menganggu jarak pandang.

"Jembatan kayunya juga sudah banyak yang lepas. Perlu diganti. Kita harap pemerintah segeralah memperbaiki jembatan papan ini," ungkapnya ketika melintas salah satu jembatan kayu di depan Kantor Desa Panggak Laut, kemarin.

"Bukan hanya itu,  jalan yang baru selesai dipadatkan juga menimbulkan debu, waktu panas. Dan jalan licin ketika hujan turun. Ini sangat mengkhawatirkan pengguna jalan," ujarnya menegaskan.

Share