Minggu09212014

Last update12:14:13 AM

Back Mak Lanca Muh.Nasrul Arsyad, SE,M.Si, Staf Khusus Bupati KKA

Muh.Nasrul Arsyad, SE,M.Si, Staf Khusus Bupati KKA

“Dorong Transparansi Pemerintahan”

Dunia komunikasi dan informasi seakan tak lepas dari rutinitas Muh. Nasrul Arsyad. Posisinya sebagai Staf Khusus Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang membidangi Komunikasi dan Informasi, makin memantapkan pria berdarah Bugis ini lebih matang di dunia informasi. Pengalamannya yang sudah malang melintang di dunia jurnalistik, memudahkan mantan aktivis mahasiswa di Makassar dan di Batam itu  untuk melakukan interaksi sosial pada pekerjaannya sebagai Staf Khusus Bupati.

Meski Ia menyadari, posisinya sebagai staf khusus bukanlah hal yang mudah, karena selain harus memahami betul tugas pokok dan fungsi (tupoksi) seorang staf khusus, ia juga harus mampu menjaga prilakunya di masyarakat. Karena, staf khusus bisa dikatakan sebagai etalase bupati yang notabene orang nomor satu di kabupaten. “Kalau hanya menjalankan tugas sesuai tupoksi sebagai staf khusus, saya pikir tidak terlalu sulit karena itu memang sudah menjadi dunia saya. Yang sedikti agak berat dan menjadi beban bagi saya adalah, bagaimana menjaga prilaku yang tidak terpuji di masyarakat. Sebab, sekali saja misalnya saya melakukan hal-hal yang tidak terpuji , maka imbasnya ke bupati. Saya yakin, orang akan membawa-bawa nama bupati,” ujar Nasrul, saat berbincang dengan Haluan Kepri, beberapa waktu lalu.

Pemegang gelar Master Administrasi Publik itu menuturkan, sebagai staf khusus bupati, ia berusaha mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas agar menerapkan prinsip manajemen pemerintahan yang transparan. Ia memahami betul bahwa semangat otonomi daerah dengan prinsip desentralisasi, adalah bagaimana pemerintah melibatkan partisipasi masyarakat, baik pada proses perencanaan maupun pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah.

“Selama ini yang kita lihat kan, Pemkab Anambas sudah menerapkan transparansi. Dan saya yakin tanpa didorong pun, Pemkab Anambas akan selalu terbuka kepada masyarakat, karena saya tau betul bagimana bupati memegang prinsip keterbukaan. Dan itu bisa kita lihat dalam berbagai kesempatan, bagaimana beliau memaparkan setiap kebijakan Pemkab,”  terang Nasrul yang memiliki banyak pengalaman di organisasi masyarakat itu.

Sebagai seorang wartawan yang telah menekuni dunia jurnalistik puluhan tahun, Nasrul memahami betul sifat dan karakter seorang wartawan. Karena itu acap kali, ketika wartawan ingin meminta komentar bupati, wartawan tidak perlu bersusah payah menunggu hingga berjam-jam akan mendapatkan informasi itu. “Berbekal, dengan apa yang saya alami dulu ketika aktif sebagai reporter, begitu sulitnya mendapatkan komentar dari seorang pejabat. Karena itu, saya berusaha agar rekan-rekan  wartawan yang ingin mendapatkan konfirmasi dari seorang pejabat tidak mengalami kesulitan. Sebab, hakekat dari prinsip transparansi pemerintahan itu adalah bagaimana masyarakat termasuk pers dengan mudah memperoleh informasi publik. Dan itu yang kita terapkan di Pemkab Anambas,” terang Nasrul.(yud)

Share