Sabtu10252014

Last update12:00:00 AM

Back Nasional LHI Diduga Nikahi Siswi SMK

LHI Diduga Nikahi Siswi SMK

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), diduga memiliki istri simpanan yang masih belia. Gadis yang masih duduk di kelas 3 SMK itu diketahui bernama Darin Mumtazah. Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) sudah dua kali memanggil Darin, sebagai saksi untuk kasus dugaan pencucian uang LHI.   KPK Akan Panggil Paksa

JAKARTA (HK)- Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), diduga memiliki istri simpanan yang masih belia. Gadis yang masih duduk di kelas 3 SMK itu diketahui bernama Darin Mumtazah. Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) sudah dua kali memanggil Darin, sebagai saksi untuk kasus dugaan pencucian uang LHI.   
keterangan yang didengar dari warga Jalan Bhineka Raya, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, LHI memang sering mengunjungi rumah kontrakan Darin.

Warga sekitar mengaku sempat mendengar kabar Luthfi memiliki hubungan khusus dengan Darin. Menurut Yuni (41), tetangga yang juga Sekretaris RT 10/9, dirinya sering melihat Luthfi mengunjungi kediaman Darin.

"Rumah ini dikontrakan oleh  Ziad (ayah Darin) 8 bulan lalu. Gosipnya sih anaknya jadi istri siri LHI tapi saya gak tahu pasti," ujarnya saat ditemui wartawan, Selasa (21/5).

Sementara itu, Ketua RT 10, Dede mengaku rumah milik Saud Situmorang ini memang telah dikontrakan oleh Ziad sejak delapan bulan lalu. Dede mengatakan, dari awal mengontrak hingga saat ini sang pemilik belum juga memberikan data keluarga kepada dirinya. "Sudah sering saya minta, tapi dia bilang besok-besok terus," jelasnya.

Emmy, warga lainnya juga mengakui sering melihat Luthfi bertandang ke rumah Darin. Katanya, Luthfi kadang datang dengan mobil VW Caravelle hitam atau Mazda CX warna putih.

"Ajudannya nanti ngopi-ngopi di sini," kata Emmy yang membuka warung di dekat rumah Darin.

Sang ajudan tak pernah berbicara banyak. "Ya cuma bilang lagi namu saja," jelas Emmy yang tak mau ambil pusing soal urusan tamu itu.

Luthfi biasanya datang seminggu dua kali ke rumah itu. Kadang sebentar, kadang juga menginap.

Nama Darin mencuat sejak KPK menjadwalkan untuk memeriksa pelajar SMK di daerah Cawang itu sebagai saksi dalam kasus pencucian uang. Sayangnya, Darin mangkir dari panggilan KPK dengan alasan tidak jelas.

Saat dikonfirmasi mengenai Darin, kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq, Zainuddin Paru mengaku tidak tahu perihal status hubungan kliennya dengan Darin. "Saya malah baru dapat kabarnya dari sampeyan mengenai hal itu," ujarnya.

Pengacara Luthfi lainnya, M Assegaf yang dikonfirmasi mengaku tak tahu soal Darin. Luthfi juga hanya mengangkat bahu saat ditanya soal Darin.

Hadapi KPK

Ibunda Darin Mumtazah tak akan membiarkan putrinya diperiksa KPK terkait kasus pencucian uang Luthfi Hasan Ishaaq. Ibunda Darin yang sering disapa Ummi akan pasang badan dan menghadapi KPK demi putrinya.

"Kalau memang mau ketemu anak saya, saya yang maju," kata Ummi.

Ummi menegaskan anaknya yang masih berstatus pelajar tidak tahu menahu kasus Luthfi, sehingga tidak perlu disangkutpautkan.

"Sekarang kalau mau dipanjang lebarin, istrinya yang pertama, kedua, ketiga, dong," pinta Ummi dengan nada keras.

Ummi mengaku bersama Darin kini tinggal di Kebon Nanas. Dia datang ke rumah kontrakan itu hanya main saja, memberi makan kucing. "Dia (Luthfi, red) kan ada istrinya kedua ketiga, kenapa anak saya yang diuber-uber, ini yang mau saya salahin," imbuhnya.

Belum jelas apa hubungan Darin dengan Luthfi sebenarnya. Namun, Luthfi sering dilihat para tetangga bertandang ke rumah kontrakan Darin dan keluarganya. Luthfi datang sore, pulang lagi.

Apakah Luthfi sudah menikahi Darin? Saat ditanya hal ini, awalnya Ummi tidak membantah dan berbalik bertanya, "Tahu dari mana?" Saat ditanyakan lagi mengenai hal ini, Ummi membantahnya. Namun, Ummi tidak mau berkata panjang saat ditanya mengenai Luthfi.

Panggil Paksa


Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pihaknya bisa saja memanggil paksa Darin Mumtazah jika dia mangkir dua kali dari panggilan pemeriksaan.

"Tapi itu tergantung kebutuhan penyidik," katanya.

Menurut Johan, KPK telah dua kali memanggil Darin. Pada panggilan pertama Darin tidak datang karena surat panggilan pemeriksaan KPK tidak sampai kepadanya. Dengan demikian, dia tidak dapat dikatakan mangkir dari panggilan perdana itu.

Kemudian pada pemanggilan kedua, Darin tidak hadir tanpa keterangan alias mangkir. "Yang pertama suratnya enggak sampai. Kedua, ini belum hadir," ucap Johan.

Darin pertama kali dipanggil KPK pada 12 April 2013. Saat itu Darin dipanggil sebagai saksi bersamaan dengan dua istri Luthfi, Sutiana Astika dan Lusi Tiarani Agustine. Mereka diperiksa sebagai saksi yang dianggap tahu seputar aliran aset Luthfi. Karena tidak hadir, KPK pun menjadwalkan kembali pemanggilan Darin pada 17 Mei 2013.

"Saya tidak tahu hubungan antara Darin dan LHI (Luthfi), penyidik yang tahu, dalam surat panggilan ditulis sebagai pelajar," ujar Johan.

Johan juga mengaku belum mendapatkan informasi apakah ada aset Luthfi yang diatasnamakan Darin atau aliran dana Luthfi kepada pelajar SMK itu.

Sementara itu, Luthfi, kemarin memenuhi panggilan KPK. Usai diperiksa,
Luthfi enggan berkomentar saat ditanya soal Darin Mumtazah. Luthfi hanya melirik ke arah wartawan sambil tersenyum.

Sita Rumah Mewah

Kemarin, KPK kembali melakukan penyitaan sejumlah aset milik Luthfi Hasan Ishaaq. Johan Budi mengatakan, dari hasil penelusuran penyidik, KPK menemukan sebuah tanah dan rumah di Jalan Kebagusan Dalam 1 No 44, Jakarta Selatan.

"Rencananya akan disita, karena diduga punya LHI," kata Johan Budi.

Menurut Johan, bangunan mewah seluas 440 meter persegi itu merupakan town house yang diduga terkait pencucian uang Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus impor daging.

"Jadi ini baru, bangunan dan tanah milik LHI," ujar Johan.

Sebelumnya, KPK telah menyita sejumlah rumah yang diduga berkaitan dengan kasus pencucian uang mantan Presiden PKS itu. Di antaranya rumah di Jalan Haji Samali No 27, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan rumah di kawasan Batu Ampar III, Condet, Jakarta Timur. KPK juga menyita sejumlah mobil mewah milik Luthfi. (vvn/kcm/dtc/okz/ant)

Share