Selasa07252017

Last update05:00:00 AM

Back Natuna TNI Bakal Tuntut Oknum Penyebar Foto

TNI Bakal Tuntut Oknum Penyebar Foto

Musibah Kecelakaan Latihan PPRC

NATUNA (HK) - Pusat Penerangan Mabes TNI hingga saat ini belum mengeluarkan keterangan mengenai dalam latihan gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di kawasan Tanjung Datuk, Desa Teluk Buton Kecamatan Bunguran Utara Natuna, Selasa (17/5) kemarin.
Namun, sangat disayangkan ada oknum yang sempat mengabadikannya bahkan telah di bagikan kepada publik melalui berbagai sosial media. Untuk itu, Tim Siber Mabes TNI saat ini sedang melacak dan mencari pengunggah foto korban secara fulgar untuk pertama kali.

"Ini rahasia negara, hal tersebut dilindungi Undang - Undang kami bukan pelit info, tapi semua ada aturannya" ujar Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama, AR. Sipahutar saat brifin kegiatan Lat PPRC dengan wartawan di Ranai, Kamis (18/5).

Menurutnya, penyebaran inforasi tersebut telah menyalahi aturan karena tidak melalui izin dari Mabes TNI yang memiliki kewenangan dalam pelaksanaan PPRC dan juga Publikasi kegiatan tersebut. Apalagi, saat kejadian kemarin tidak ada satupun warga sipil terutama wartawan di lokasi.  

"Jadi diduga oknum yang mengambil gambar kejadian kemarin adalah oknum TNI yang sedang mengikuti latihan di Tanjung Datuk," ujarnya.

Selain itu tambah AR. Sipahutar, Puspen TNI juga akan memanggil Ketua PWI Kepri terkait dengan pemberitaan dimedia kepri yang memberitakan adanya intimidasi terhadap wartawan di Natuna. Hal itu tidak benar adanya.

"Faktanya memang di grub Whatsapp dan Media Sosial di Jakarta juga sudah beredar foto vulgar korban ledakan dan kronologi kejadian, tanpa konfirmasi kepada Puspen TNI," tutupnya. (fat)

Share