Sabtu11252017

Last update05:00:00 AM

Back Natuna Gubernur Se-Indonesia Dilatih Menembak

Gubernur Se-Indonesia Dilatih Menembak

gubeenur jambi zumi zolaNATUNA (HK) - Sebanyak 23 Gubernur se- Indonesia dilatih menembak Kamis (18/5) di lapangan tembak Lanud Raden Sadjad. Rombongan Gubernur itu tiba di bandara Lanud Raden Sadjad menggunakan pesawat PAUM TNI AU Boeng 737/200.

Setelah itu, para Gubernur akan mengikuti kegiatan pembaretan yang rencananya akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo, Jum'at (19/5) di Kawasan Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) 2017 di Tanjung Datuk, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna.

"Hari ini jadwal para Gubernur adalah mengikuti latihan menembak," kata Danlanud Raden Sadjad, Kolonel Pnb Azhar Aditama. Gubernur se-Indonesia dilatih menembak menggunakan senjata laras panjang dalam hal ini,Senapan serbu (SS2) dan pistol P2-FN, Mereka dilatih oleh instruktur dari TNI AD ,AU dan AL.

"Ternyata pak gubernur Pandai-pandai menembak sebagian besar mereka mampu menembak tepat sasaran. Yang paling membuat kita tergerak adalah semangat  Gubernur Kaltim Awang Faruk dimana beliau dalam kondisi kurang normal, mampu mènembak meski dari atas kursi roda" ungkapnya.

Usai mengikuti kegiatan menembak rombongan Gubernur langsung kembali ke room VIP bandara Lanud RSA. Selanjutnya mereka akan mengikuti kegiatan latihan perkelahian jarak dekat (PJD) di kompi C Tuah sakti Natuna.

"Rombongan menuju ke Kompi C menggunakan heli kopter. Setelah itu rombongan Gubernur menuju KRI yang sudah ditentukan sebagai akomodasinya. Nanti malam beliau- beliau akan menginap dikapal. Dan selanjutnya besok akan mengikuti pembaretan di lokasi PPRC," tutupnya.

mengikuti penjelasan instrukrurPantauan di lokasi tembak, Gubernur Lampung Ridho Fikardo tampil sebagai Gubernur penembak terbaik dengan jumlah nilai 99, di susul dengan Gubernur Jambi Zumi Zola dengan nilai 86. Kemudian Gubernur Kalteng Sukamto dengan nilai 78 dan Gubernur NTB Zainul Majdi dengan nilai 72.

"Kegiatan yang sangat menggembirakan, kami seluruh gubernur berkumpul di tempat yang sama, melakukan kegiatan yang sama," ungkap Gubernur NTB Zainul Majdi saat itu.

Sementara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap kegiatan ini dapat berdampak secara nasional terutama sekali dalam rangka menjaga dan mempertahakan kedaulatan NKRI. "Bagaimana musuh gak gempar kalau seluruh gubernur menembak di perbatasan," timpal Ganjar.

Gubernur lainnya yang hadir adalah Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Sementara itu, Gubernur yang tidak dapat hadir merupakan daerah yang baru saja melaksanakan pemilihan kepala daerah seperti, DKI, Banten, Bangka Belitung dan beberapa daerah lainnya. (fat)

 

Share