Minggu05202018

Last update05:00:00 AM

Back Natuna Pemuda Sepempang Bangun Pabrik Pengolahan Sampah

Pemuda Sepempang Bangun Pabrik Pengolahan Sampah

NATUNA (HK)- Karang Taruna Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur tahun 2017 lalu berhasil memperoleh dana CSR dari PT Pertamina (Persero) Area Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Dana CSR sebesar Rp242 juta itu digunakan untuk membangun pabrik pengolahan sampah.
Humas Karang Taruna Sepempang, Naen Noan mengatakan, pabrik pengolahan sampah itu nantinya sebagai sumber pendapatan organisasi kepemudaan di wilayah pesisir. Di samping itu, pengelola akan memberdayaan masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengolahan sampah.

"Dana CSR tersebut diterima langsung melalui transfer bank ke rekening Karang Taruna Sepempang pada awal tahun 2018 lalu. Namun menunggu proses penyusunan RAB, maka pembangunan baru berjalan awal April 2018," kata Naen, Selasa (15/5).

Dikatakannya, saat ini pembangunan masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai pada pertengahan Ramadhan mendatang. "Dana Rp242 juta itu untuk membangun gedung lengkap dengan sarana pendukung lainnya. Nanti sepenuhnya akan dikelola Karang Taruna," paparnya.

Sejauh ini, lanjut Naen, keberadaan Desa Sepempang yang berada di pesisir pantai kerap menjadi daerah transit sampah laut. Selama ini, sampah tersebut dikumpulkan pemuda lalu dibakar. "Akan tetapi dengan adanya pabrik pengolahan sampah, maka sampah plastik dan sejenisnya akan kita olah menjadi biji plastik untuk dijual kembali penampung. Pantai pun bersih, uang juga dapat," ujarnya.

Rudi Ariffianto selaku Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I Sumbagut mengatakan, CSR yang diberikan kepada Karang Taruna Sepempang itu adalah bantuan bina lingkungan pelestarian alam,  pengembangan sarana umum persampahan berbasis 3R.

"Selain Natuna, Pertamina MOR I Sumbagut juga sudah banyak menyalurkan dana CSR dan tersebar di wilayah Kepri. Khusus Natuna digunakan untuk pembangunan gedung dan sarana pengolahan sampah," pungkasnya. (fat)

Share