Kepala TPQ Babul Khairat, Muslim menyebutkan, pembinaan anak-anak dari usia dini yang masih tingkat Sekolah Dasar telah dilaksanakan sekitar empat bulan sebelumnya. Untuk memberikan apresiasi pada usaha anak-anak yang giat belajar. TPQ melaksanakan wisuda Iqro' bagi yang sudah menamatkan dan mampu menguasai setiap materi yang diberikan.
"Ini wisuda perdana sejak TPQ ini dibuka. Sebagai apresiasi bagi anak-anak yang sudah giat belajar. Hari ini diwisuda 10 orang santri yang berhasil menamatkan Iqro' sampai selesai," katanya.
Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Guru (BMG) TPQ Kepulauan anambas, Dhanun yang hadir saat pelantikan wisuda santri menyampaikan pentingya pendidikan Al Quran bagi generasi muda Anambas. Mengingat saat ini hanya Natuna dan Anambas yang belum memilik peraturan daerah (Perda) yang mengharuskan anak-anak untuk mekhatamkan Al Quran sebelum masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Penting bagi anak-anak untuk bergiat belaja Al Quran dimasa belia. Karena ini sangat penting dikuasai oleh setiap muslim. Disamping itu juga kabupaten lain di Kepulauan Anambas telah memiliki perda yang mengharuskan anak-anak mengkhatamkan Al Quran sebelum masuk SMP," katanya.
Disela-sela mewisuda santri yang disejalankan dengan peringatan Isra' Mi'raj tersebut. Dhanun menambahkan bila saja Perda yang sama juga terbit di Anambas. Dan memang kemungkinan besar akan hadir karena tanah Melayu yang sangat kental dengan pendidikan agama. Maka anak-anak harus mempersiapkan sejak dini, supaya tidak kesulitan saat perda untuk peningkatan pendidikan diterbitkan.
"Di Anambas juga tidak akan lama, perda ini akan terbit. Karena semua daerah telah memulai. Untuk itu sejak dini anak-anak harus belajar. Kita minta ini menjadi perhatian bagi orang tua untuk mendorong anak belajar Al Quran. Supaya anak tidak kesulitan saat peraturan-peraturan untuk peningkatan pendidikan diterapkan," ujarnya.
Bersamaan dengan Ketua BMG Kepulauan Anambas, hadir juga Perwakilan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Natuna di Anambas, Edi Batara dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Siantan, Anambas Adam Nur.
Dalam kesempatan ini, Edi Batara menyampaikan pentingnya sinergi masyarakat dalam mendidik anak. Baik itu pendidikan di sekolah lingkungan formal. Maupuan pendidikan di rumah, lingkungan dan agama. Dimana pendidikan agama telah masuk dalam kurikulum pendidikan yang terus ditingkatkan oleh pemerintah.
"Kita harapkan masyarakat juga ikut bersinergi dalam melaksanakan pendidikan terhadap anak. Pendidikan agama dan sekolah harus seimbang untuk membentu generasi muda yang bermoral. Seiring dengan program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Anambas," ujarnya.(yul)Share
Newer news items:
- Pentas Seni Akan Meriahkan HUT KKA
- Batas Desa dan Kabupaten Harus Dipertegas
- Motor Sebutan untuk Pompong
- Pajak Kendaraan Dinas Nunggak
Older news items:
- KONI Gelar Senam Sehat
- BSM Serap Rp2,5 M Tiap Bulan.
- Konsultan Proyek Harus Turun Lapangan
- Distanhut Bantu Petani Benih Holtikultura



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

