Kamis11272014

Last update12:00:00 AM

Back News Andalas Pengadaan Damkar Kota Padang Batal

Pengadaan Damkar Kota Padang Batal

PADANG- Rencana penambahan dan pengadaan lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) di Kota Padang batal terealisasi tahun ini, karena tidak dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Budiman di Padang, Senin (3/10) mengatakan, tahun ini tidak ada pengadaan mobil damkar karena tidak disetujui dalam APBD sebelum nomenklaturnya jelas.

"Kita tidak ingin pengadaan mobil damkar itu nantinya malah menjebak kita dalam kasus korupsi atau penyelewengan yang malah berujung penjara. Menurut kita nomenklaturnya belum jelas dan butuh pendalaman lagi, disamping persepsi dari masing-masing fraksi di DPRD Kota Padang juga belum sama," ujar Budiman.

Budiman menyebutkan, DPRD Kota Padang akan meminta pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Padang untuk memperjelas nomenklatur serta peruntukannya, dan kemudian kembali diajukan pada APBD 2012.

Lima unit mobil yang sebelumnya diajukan Pemkot Padang untuk ditambah terdiri atas tiga unit armada pemadam, satu unit ambulans, dan satu unit mobil rescue dengan anggaran mencapai Rp2 miliar.

Rencana pengadaan mobil damkar yang merupakan hibah dari Jepang melalui Kobe Indonesia Friendship Association telah dijajaki Pemkot Padang dengan menandatangani nota kesepahaman pada Juni 2011. Namun dengan tidak disetujuinya penganggaran dana, kemungkinan nota kesepahaman itu juga batal.

Rencana penambahan mobil damkar bagi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada mulanya diajukan Pemkot Padang karena armada yang ada di dinas itu tidak lagi mencukupi untuk menanggulangi musibah kebakaran yang sering terjadi di kota itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Erwanto mengakui saat ini pihaknya memang membutuhkan penambahan kendaraan.

"Kita memang butuh tambahan armada pemadam kebakaran," katanya di tempat terpisah.

Budi menambahkan, jumlah armada yang ada saat ini hanya 11 unit ditambah satu mobil rescue. Dengan tidak disetujuinya penambahan armada damkar tersebut oleh DPRD Kota Padang, saat ini dinas terkait harus bekerja memanfaatkan kendaraan yang ada.

"Jika terjadi kebakaran besar seperti beberapa bulan lalu di Pasar Raya Padang, kita harus meminta bantuan dari kabupaten/kota terdekat seperti dari Kota Solok, Kabupaten Padangpariaman, dan Kota Pariaman," katanya. (ant)

Share

Fokus

Ketika Harga BBM Tak Lagi Bersabat

Minggu, 23 November 2014
Ketika Harga BBM Tak Lagi Bersabat

TANJUNGPINANG (HK)-- Kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BB...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...