Sabtu08232014

Last update12:00:00 AM

Back News Batam Ansor Kepri dan Ponpes Nurudh Dholam Gelar Haflah Awwalusannah

Ansor Kepri dan Ponpes Nurudh Dholam Gelar Haflah Awwalusannah

BATUAMPAR-- Khataman Al-Quraan di Pondok Pesantren (Ponmpes) Nurudh Dholam, Batumerah, Batuampar mengawali acara Haflah Awwalussannah atau peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1433 Hijriah. Kegiatan ini digelar Ponpes Nurdh Dholam bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kepri. Acara ini dihadiri ratusan santri dan warga dari berbagai kelompok majelis taklim berlangsung di halaman Ponpes, Minggu (27/11).  
Lantunan ayat-ayat suci Al-Quraan yang dibacakan puluhan Hafidz (penghafal Al-Quraan) dimulai sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga khataman usai ba'da dzhur, dipimpin langsung pengasuh Ponpes Nurdh Dholam, Kyai Masruri SE, sy Al-Hafidz.

"Khataman Al-Quraan ini mengawali semua rangkaian acara pada malam tahun baru Islam," kata Ketua Pengurus Yayasan Ponpes Nurudh Dholam, Drs Syamsul Bahri. Di sisi lain ia menyatakan rasa syukur karena harapan yang sejak lama diimpikan agar di Batumerah memiliki Pondok Pesantren kini Alhamdulillah sudah terwujud. Ponpes ini berdiri pada 20 Oktober 2011 lalu. Namun Alhamdulillah kini sudah memiliki sekitar 68 santri. Dan mudah mudahan kedapan dengan adanya Ponpes ini dapat meningkatkan kualitas pemahaman ilmu dan pengamalan agama di kalangan masyarakat muslim, terutama para santri. Mereka dibekali dengan ilmu agama sehingga dapat membentengi diri dari dampak negatif arus globalisasi.
Ini sesuai dengan visi Ponpes adalah terbinanya umat Islam di bidang pendidikan, sosial, keagamaan serta kemanusiaan menuju masyarakat madani yang diridhoi Allah SWT.

" Keinginan kami bahwa dengan adanya Ponpes ini bisa membekali para santri dengan ilmu pengetahuan agama dan pengamalannya di masyarakat. Ini sesuai visi kami adalah bagiamana terbinanya umat Islam di bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan kemanusiaan menuju masyarakat yang mandani yang diridhoi Allah SWT," kata Syamsul yang didampingi Sekretaris Yayasan Ponpes Nurudh Dholam, Ola Ibrahim.

Sementara itu Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kepri, H Baru Rohim, SE  mengajak umat Islam di Batumerah untuk bersatu padu menjauhkan semua kebencian, iri dan dengki.

"Kita berhasil meninggalkan 1432 H dan masih diberi rahmat oleh Allah SWT. Mudah-mudahan dengan adanya Ponpes Nurudh Dholam, kedepan umatnya dapat memakmurkan masjid," katanya.

Disebutkannya, setiap perubahan tahun atau masa akan turut diiringi dengan meningkatnya intensitas dan dinamika tantangan hidup.
"Sehingga mengawali tahun baru Islam kali ini kita senantiasa memantapkan dan meluruskan Nawaitu kita," ungkapnya.

Disebutkannya, momentum pergantian tahun baru Islam yang saat ini dilaksanakan dengan sederhana, sangat tepat untuk dijadikan wahana untuk mempererat jalinan persaudaraan sebagai warga masyarakat Batumerah  untuk mewujudkan sinergitas yang baik dan berkelanjutan. Jadi momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memicu semangat masyarakat Batumerah untuk senantiasa menjaga dan memelihara sikap moralitas dan berlomba lomba melakukan kebajikan yang terkait dengan kemaslahatan ummat.

Lurah Batumerah, Dra  Elfitri Gustati menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam kepada segenap ummat Muslim yang ada di Batumerah. Dengan semangat tahun baru diharapkan sinergitas antar umat beragama dan antar pemeluk agama Islam saling mendukung satu sama lain.

Sementara itu Ust Hanif Nur, SE dalam tauziahnya mengingatkan umat Islam bahwa ada  tuntunan-tuntunan yang semestinya diikuti setiap kali memperingati pergantian tahun Islam. Tuntunan-tuntunan tersebut yakni memperbanyak zikir dan doa, patuh dan senantiasa dekat dengan para ulama, menggembirakan sesama, memakmurkan masjid dan banyak bersedekah. Tuntunan rasulullah Muhammad SAW tersebut jika dilakukan maka seorang umat akan terhindar dari mara bahaya dan berbagai macam resiko bencana. Momen pergantian tahun baru Islam juga semestinya dimanfaatkan untuk melakukan hijrah atau berpindah.

"Mari kita hijrah dari sifat-sifat sombong karena kita punya pangkat, jabatan, harta, maupun yang lainnya dengan membiasakan hidup dengan penuh kerendahan hati. Hijrah dari sifat malas menjadi rajin beribadah kepada-Nya. Hijrah dari perilaku buruk menjadi perilaku baik," katanya. (ulo)

Share

Fokus

Enam Tahun Menjual Bendera

Minggu, 10 August 2014
 Enam Tahun Menjual Bendera

TANJUNGPINANG (HK) -  Ibarat jamur di musim hujan. Setiap mendekati momen hari k...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...