Informasi di lapangan, kejadian ini belum diketahui penyebabnya. Namun kejadian yang terjadi begitu cepat ini membuat panik warga sekitarnya.
"Saya tidak tahu yang menjadi penyebabnya. Tiba-tiba api membesar dan tidak terkendalikan lagi," ujar istri salah satu korban, Erni Hutasoit kepada wartawan.
Karena begitu cepatnya, katanya, dalam hitungan menit saja api sudah melahap rumahnya. Begitu sadar akan bahaya, katanya, ia hanya mengingat anaknya. Untung kedua anaknya Lambas dan Edwardo berada di rumah tetangga.
"Saya seperti terhipnotis jadi tidak bisa berbuat apa-apa. Rumah saya hangus, dan suami saya lagi kerja. Untung saja saya dan anak-anak selamat," ujarnya dengan wajah pucat dan lemas.
Pantauan di lapangan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sebelumnya, warga sekitar yang khawatir dengan kejadian ini langsung bergotong royong untuk memadamkan api. Dan akhirnya, api dapat dipadamkan.(doz/btd)
Share
Newer news items:
- Praeses HKBP Distrik XX Kepri Dilaporkan ke Polisi
- PDS Siap Layani Arus Mudik
- Walikota Larang PNS Terima Parsel
- Pekerja Anak Masih Masalah Krusial di Kepri
Older news items:
- Alih Fungsi Hutan Lindung, Tunggu Keputusan Menhut
- Pencari Kerja di Batam 9.550 Orang
- Jelang Lebaran, Waspada Mafia Solar
- Tolak Pembahasan APBD-P Malam Hari



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

