Jumat12192014

Last update12:00:00 AM

Back News Bintan Curi Rp30 Juta untuk Main Cewek

Curi Rp30 Juta untuk Main Cewek

TANJUNGUBAN (HK) - Polres Bintan dan Polres Karimun berhasil mengungkap pembobolan PT Tirta Anugerah Sukses (sebelumnya bernama CV Bintan Cargo) yang terletak di Kampung Kamboja Tanjunguban, Kamis (14/6) dinihari. Pelaku bernama Hermansyah (33) ditangkap saat menginap di Hotel Golden Karimun, Minggu (17/6) dinihari.

Hermansyah tiba di Tanjunguban melalui pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban pada Minggu (17/6) sekitar pukul 15:00 WIB. Sampai berita ini ditulis pelaku masih dalam pemeriksaan kepolisian.

Kapolres Bintan AKBP Octo Budhi Prasetyo melalui Kasatreskrim Polres Bintan disampaikan KBO (Kaur Bin Ops) Iptu Efendri Ali mengatakan, pelaku berhasil diamankan setelah melihat rekaman CCTV di perusahaan tersebut. Satreskrim Polres Bintan lantas mengirimkan tiga anggotanya untuk berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Karimun guna menjebak pelaku.

"Informasi awal yang kita peroleh, pelaku kabur ke Tanjungbalai Karimun. Pelaku diamankan di hotel Golden sekitar pukul 04.00 WIB, setelah mengecek satu persatu penginapan yang ada di Karimun," kata Ali.

Sewaktu ditangkap di kamar hotel, pelaku tidak melakukan perlawanan. Namun, barang bukti hasil pencurian, sebagian sudah digunakan oleh pelaku untuk berfoya-foya.

"Sekitar Rp30 jutaan hasil pencurian dan 1000 dollar Singapura, hanya tersisa Rp20 jutaan. Menurut keterangan pelaku, dia menggunakannya untuk memboking cewek, menginap di hotel dan membeli handphone dan tas pinggang," tutur Ali.

Setelah ditangkap, kata Ali pelaku langsung dibawa ke Tanjunguban.

"Kita masih mengembangkan apakah ada keterlibatan orang lain dalam aksinya, karena pelaku saat beraksi terekam menggunakan kunci untuk masuk ke ruko tersebut," ucapnya.

Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun.

"Barang bukti yang kita amankan uang sisa hasil kejahatan sekitar 20 jutaan, dan kita masih mencari linggis dan sarung tangan yang digunakan pelaku," ujar Ali.

Dari keterangan penyidik, pelaku saat beraksi menggunakan linggis dan sarung tangan untuk mencongkel jendela di lantai dua. Pelaku sendiri memanjat lantai dua dengan bantuan bambu dan tangga.

Ketika sampai di lantai dua, pelaku mencongkel dua laci meja kerja di perusahaan tersebut dan membawa semua uang. Kemudian pelaku kabur ke Tanjungpinang dengan bantuan tukang ojek. Sesampainya di Tanjungpinang, pelaku memesan tiket Dumai Express tujuan Tanjungbalai Karimun.

Joni, korban pembobolan saat tertangkapnya pelaku terlihat berang. Ia marah karena pelaku adalah tetangganya. Pelaku juga sering memukul istrinya sendiri.

"Bikin saya berang aja. Sudahlah tetangga sendiri, dia itu sering memukul istrinya dan gaji istrinya pun sering dihabisin," kata Joni kesal. (cw64)

Share

Fokus

Batam Kembangkan Wisata Bahari

Minggu, 14 December 2014
Batam Kembangkan Wisata Bahari

KOTA Batam tidak hanya terkenal dengan wisata belanjanya tetapi juga dengan kein...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...