Minggu10262014

Last update12:00:00 AM

Back News Karimun Panitia Diduga Jagokan Rekanan

Panitia Diduga Jagokan Rekanan

KARIMUN (HK) -  Panitia lelang proyek  pembangunan dermaga seluas 252 meter persegi di depan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Tanjungbalai Karimun disinyalir telah menjagokan salah satu rekanan yang mengikuti proses lelang proyek tersebut.

"Saya jadi curiga kalau panitia sudah sedari awal menjagokan salah satu rekanan dalam lelang proyek tersebut. Kenapa saya berani mengatakan itu, karena kenapa pihak panitia justru memenangkan rekanan yang menawar paling tinggi, kan aneh itu namanya," kata Wen Chuan, Komisaris CV Sahabat Berkarya, salah satu rekanan yang mengikuti proses lelang itu kepada Haluan Kepri, Jumat (15/6).

Chuan juga menyayangkan tindakan panitia lelang yang telah membatalkan proses lelang pertama dan membuka pendaftaran baru.  Pendaftaran dilakukan  hanya karena kelalaian yang pernah dilakukan pihak panitia terkait sanggahan salah satu rekanan soal sertifikat badan usaha yang akhirnya sesuai menurut Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

Menurut Chuan, pembatalan lelang setelah adanya pengumuman lelang sangat bertentangan dengan Perpres no 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah lampiran barang dan jasa.

"Kalau memang terjadi kekeliruan maka panitia tidak boleh melakukan pembatalan dan membuka pendaftaran, namun segera menunjuk pemenang yang baru,"jelas Chuan.

Seperti diberitakan, lelang proyek renovasi dermaga seluas 252 meter persegi  senilai Rp1,612.918.000 terdapat kejanggalan. Kejanggalan itu muncul ketika panitia lelang memenangkan perusahaan yang melakukan penawaran dengan nilai tertinggi dari lima rekanan  lain.

Namun, Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Bea Cukai Kepri, Tommy Stanislaus Medi membantah tudingan adanya kejanggalan dalam proses lelang proyek dermaga di KPPBC Tanjungbalai. Dia mengakui kalau yang dimenangkan dalam lelang proyek itu adalah penawar tertinggi. Alasannya, dari semua rekanan yang mendaftar hanya CV Jasa Mandiri yang memenuhi semua persyaratan ditetapkan panitia. (ham)

Share

Fokus

13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Minggu, 19 October 2014
13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Masih Banyak Tugas yang Belum Tuntas

TANJUNGPINANG (HK) -- Tiga belas tahun sudah...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...