Ketua Ikatan Pemuda Kundur (IKP), Amat Ibrahim alias Amart Melati mengatakan, keberadaan papan reklame mengancam keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, posisi papan reklame berada di pinggir jalan.
"Belum dapat izin saja sudah membangun. Kemudian posisinya sangat membahayakan. Apa lagi papan reklame itu ukurannya sangat besar. Yang kecil saja tumbang dan kejadiannya tidak jauh dari lokasi yang baru selesai dibangun itu,"ujar Amat, Sabtu kemarin (16/6).
Alasan mengganggu kenyamanan menurut Amat, kedalaman pondasi untuk tiang papan reklame hanya satu meter. Menurut dia, apabila dikajikonsultan maka pembangunan papan reklame tidak diluluskan.
"Yang jelas sebelum sesuatu terjadi dan akan menimbulkan korban jiwa. Kami tegaskan kalau papan reklame itu harus dirubuh, jika tidak maka dalam beberapa hari kedepan tidak akan segan-segan menyegel dan memaksa untuk merubuhkannya,"tegas Amat.
Camat Kundur, Raja Azli ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapat pemberitahuan atau menerima permohonan pembangunan papan reklame. Menurut dia hal itu tidak dibenarkan apabila tidak mengantongi surat izin
Ia mengatakan, sebelum dibangun ia sudah memperingatkan agar bangunan dirubuhkan namun demikian pekerja mengatakan pekerjaan hampir rampung sehingga dilanjutkan hingga selesai.
Namun Azli mengaku dirinya sudah berkoordinasi dengan mandor proyek pembangunan papan reklame, agar dalam waktu dekat harus dirubuhkan. Ditanya siapa pemilik papan reklame tersebut, Azli mengaku tidak mengetahui karena tidak ada surat permohonan yang masuk.
"Nanti akan kita pelajari kalau sudah ada surat permohonannya. Dimana lokasi yang akan mereka bangun tentunya harus dikaji terlebih dahulu. Saya juga sudah menegaskan kepada mandornya, bahwa papan reklame itu harus dirubuh secepatnya. Dan mereka janji akan merubuhnya,"katanya.(gan)Share
Newer news items:
- Masyarakat Tanyakan Dana KTM
- Dinsos Terima 150 Berkas Tenaga Kontrak
- Dewan Nilai BC Tutup Mata
- Wagub Panen Perdana di Kundur
Older news items:
- Jika Pertamina tak Respon, Bupati Temui Menteri BUMN
- Polres Pasang CCTV di Jalan
- Panitia Diduga Jagokan Rekanan
- Pelaku Percobaan Perkosaan Berkeliaran di Alai



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

